Materi
Bab 1 Bagian Satu dibuka dengan pengamatan Carnegie: orang yang dikritik jarang menyalahkan dirinya. Kritik membuatnya bertahan dan mencari pembenaran, melukai harga dirinya, lalu menimbulkan dendam. Gantinya, Carnegie meminta kita mencoba memahami mengapa orang berbuat begitu.
Ilmu perilaku organisasi menamai kebiasaan buru-buru menyalahkan orang kesalahan atribusi mendasar: kecenderungan menjelaskan perilaku orang lain dengan sifat pribadinya dan meremehkan penyebab dari situasinya (OpenStax Organizational Behavior 3.3, Communication in the Real World 2.2). Pasangannya, bias melayani diri, membuat kita menjelaskan kegagalan sendiri dengan situasi. Contoh: laporan Andi terlambat dan atasannya menyimpulkan Andi lalai, padahal data cabang baru masuk pukul empat sore.
Bab 2 menyebut keinginan untuk merasa penting sebagai dorongan yang sangat kuat, dan menawarkan gantinya kritik: penghargaan yang jujur dan tulus. Bedanya dengan sanjungan dinyatakan di bab yang sama: penghargaan tulus dan tidak mementingkan diri, sanjungan tidak tulus dan mementingkan diri. OpenStax 7.2 menamai kebutuhan ini kebutuhan harga diri, yaitu dihormati orang lain atas bakat dan kemampuannya.
| Sanjungan | Penghargaan tulus |
|---|---|
| "Kamu memang paling hebat se-kantor." | "Rekap stok yang kamu pisahkan per tanggal kedaluwarsa membuat audit kemarin selesai sebelum makan siang." |
| Diucapkan tepat sebelum meminta tolong | Diucapkan tanpa meminta apa pun |