Bilangan bulat mencakup bilangan cacah, nol, dan lawan setiap bilangan cacah yang ditandai minus. Garis bilangan menempatkan semuanya berjajar dari kiri ke kanan: makin ke kanan makin besar. Tanda minus di depan angka bukan perintah pengurangan, melainkan penanda arah — bilangan −5 berarti lima langkah ke kiri dari nol.
Nilai mutlak sebuah bilangan adalah jaraknya dari nol tanpa memandang arah, sehingga nilai mutlak −5 dan nilai mutlak 5 sama-sama 5. Membandingkan dua bilangan negatif berarti membandingkan posisinya di garis, bukan angka di belakang tandanya: −120 berada di kiri −45, jadi −120 lebih kecil daripada −45.
Di pekerjaan sehari-hari bilangan negatif muncul pada selisih stok opname (hitungan fisik dikurangi catatan), saldo kas yang kurang, suhu ruang pendingin, dan koreksi pembukuan. Yang diperlukan bukan hanya angkanya, melainkan urutannya: selisih mana yang paling jauh dari nol dan karena itu paling perlu ditelusuri lebih dahulu.
Selisih kas tiga cabang: A = -45.000, B = -120.000, C = 30.000
Langkah 1 — letakkan di garis bilangan, dari kiri ke kanan:
-120.000 -45.000 0 30.000
Langkah 2 — urutan dari terkecil: -120.000 < -45.000 < 30.000
Langkah 3 — jarak dari nol (nilai mutlak):
|-45.000| = 45.000 |-120.000| = 120.000 |30.000| = 30.000
Langkah 4 — jarak terbesar ada di cabang B, jadi B ditelusuri lebih dulu.