Dua pecahan hanya dapat dijumlahkan ketika potongannya sama besar, yaitu ketika penyebutnya sama. Bila penyebutnya berbeda, keduanya diubah lebih dulu menjadi pecahan senilai yang berpenyebut sama. Penyebut bersama yang paling kecil adalah kelipatan persekutuan terkecil dari kedua penyebutnya; hasil kali kedua penyebut juga selalu bisa dipakai, hanya angkanya lebih besar dan hasilnya perlu disederhanakan.
Setelah penyebutnya sama, yang dijumlahkan hanya pembilangnya, sedangkan penyebutnya tetap. Pengurangan bekerja dengan cara yang sama. Langkah terakhir adalah menyederhanakan hasilnya, karena penyebut bersama sering menyisakan pembagi bersama.
Di dapur dan di gudang, penjumlahan pecahan dipakai untuk menjumlahkan takaran dari beberapa resep, menghitung total bagian pekerjaan yang sudah selesai dari beberapa regu, dan menjumlahkan potongan bahan yang tersisa dalam satuan yang berbeda-beda.
Menjumlahkan 1/3 + 1/4
Langkah 1 — cari penyebut bersama terkecil dari 3 dan 4:
kelipatan 3: 3, 6, 9, 12, 15 ...
kelipatan 4: 4, 8, 12, 16 ...
yang pertama muncul di keduanya: 12
Langkah 2 — ubah jadi pecahan senilai berpenyebut 12:
1/3 = 4/12 (kali 4 di atas dan di bawah)
1/4 = 3/12 (kali 3 di atas dan di bawah)
Langkah 3 — jumlahkan pembilangnya saja: 4 + 3 = 7 -> 7/12
Langkah 4 — 7 dan 12 tidak punya pembagi bersama, jadi sudah sederhana.