Membulatkan berarti mengganti sebuah bilangan dengan bilangan lain yang lebih pendek pada tingkat ketelitian yang diminta. Caranya satu: lihat angka pertama yang akan dibuang. Bila angka itu lima atau lebih, angka terakhir yang disimpan naik satu; bila kurang dari lima, angka yang disimpan tetap. Angka-angka setelahnya tidak ikut menentukan apa pun.
Angka penting adalah banyaknya angka yang benar-benar diketahui pada sebuah bilangan, dihitung mulai dari angka bukan nol yang pertama. Bilangan 0,04728 punya empat angka penting, dan dibulatkan ke tiga angka penting menjadi 0,0473. Aturan kerjanya: hasil hitungan tidak ditulis lebih teliti daripada data yang dipakai menghitungnya, karena ketelitian tambahan itu tidak berasal dari mana pun.
Di laporan, pembulatan muncul sebagai harga satuan yang dibulatkan ke rupiah, berat yang dibulatkan ke gram, dan angka besar yang disajikan dalam ribuan. Pembulatan ke atas dan ke bawah tanpa melihat angka yang dibuang juga ada dan punya nama sendiri, dipakai saat jumlah kemasan atau kendaraan tidak boleh berupa pecahan.
Contoh 1 — bulatkan 12.487 ke ribuan terdekat
Langkah 1 — angka pertama yang dibuang adalah angka ratusan: 4
Langkah 2 — 4 kurang dari 5, jadi angka ribuan tetap 12
Hasil: 12.000
Contoh 2 — bulatkan 0,04728 ke tiga angka penting
Langkah 1 — angka penting dihitung dari 4: yaitu 4, 7, 2, 8
Langkah 2 — tiga angka penting berarti menyimpan 4, 7, 2
Langkah 3 — angka pertama yang dibuang adalah 8, dan 8 lebih dari 5
Hasil: 0,0473