Satu baris hitungan yang memuat beberapa operasi hanya punya satu hasil yang benar, karena urutan pengerjaannya sudah ditetapkan: kurung dikerjakan lebih dulu, lalu pangkat, lalu perkalian dan pembagian dari kiri ke kanan, lalu penjumlahan dan pengurangan dari kiri ke kanan. Perkalian tidak selalu didahulukan atas pembagian — keduanya setingkat, dan yang menentukan adalah posisinya dari kiri.
Kurung dipakai ketika urutan bawaan bukan yang dimaksud. Kalimat “iuran yang terkumpul ditambah sisa kas lalu dibagi tiga” harus ditulis dengan kurung, karena tanpa kurung yang dibagi tiga hanya sisa kasnya. Inilah sumber selisih paling sering pada rumus rekap yang diketik cepat.
Misi ini memakai kas ronda satu lingkungan: sejumlah rumah membayar iuran penuh, beberapa rumah membayar setengah tarif, kas dipakai untuk belanja, dan sisanya dibagi rata ke petugas. Setiap simulasi berdiri sendiri. Misi dinyatakan lulus bila 80 persen simulasinya lulus.
Iuran ronda: 12 rumah tarif penuh 25.000, 3 rumah membayar setengah.
Langkah 1 — kurung dulu (setengah tarif): 25.000 : 2 = 12.500
Langkah 2 — perkalian, dari kiri: 12 x 25.000 = 300.000
3 x 12.500 = 37.500
Langkah 3 — penjumlahan: 300.000 + 37.500 = 337.500
Bandingkan dua penulisan berikut:
120.000 + 30.000 : 3 = 120.000 + 10.000 = 130.000
(120.000 + 30.000) : 3 = 150.000 : 3 = 50.000