Memeriksa nota berarti mengulang perhitungan penjualnya dengan urutan yang sama. Tiap baris dihitung sebagai jumlah dikali harga satuan, seluruh baris dijumlahkan menjadi subtotal, potongan persen dikenakan pada subtotal, lalu pembulatan diterapkan sekali pada hasil akhir. Urutan ini tidak boleh ditukar: potongan yang dikenakan sebelum seluruh baris terjumlah memberi angka yang berbeda.
Baris yang salah paling sering berupa jumlah yang tidak sesuai dengan barang yang diterima, harga satuan yang tertukar dengan barang lain, atau hasil kali yang tidak cocok dengan kedua angkanya sendiri. Pemeriksaan tercepat adalah membagi hasil baris dengan jumlahnya dan melihat apakah harga satuannya kembali.
Misi ini memakai satu nota warung yang dibayar patungan: tiga baris barang dengan satuan yang berbeda, potongan persen, dan pembagian rata ke beberapa orang. Keempat modul dipakai sekaligus — urutan operasi, pecahan pada satuan berat, persen, dan pembulatan yang dilakukan sekali. Setiap simulasi berdiri sendiri dan misi lulus bila 80 persen simulasinya lulus.
Nota warung
Baris 1: 3 bungkus x 12.500 = 37.500
Baris 2: 2 botol x 8.750 = 17.500
Baris 3: 1,5 kg x 14.000/kg = 21.000
Langkah 1 — subtotal: 37.500 + 17.500 + 21.000 = 76.000
Langkah 2 — potongan 10%: 76.000 x 0,10 = 7.600
Langkah 3 — setelah potongan: 76.000 - 7.600 = 68.400
(sama dengan 76.000 x 0,90)
Langkah 4 — dibagi rata 4 orang: 68.400 : 4 = 17.100
Langkah 5 — periksa ulang: 17.100 x 4 = 68.400 (cocok)