Pecahan, desimal, dan persen adalah tiga cara menuliskan bilangan yang sama. Persen berarti per seratus, sehingga 25 persen adalah pecahan 25/100 dan desimal 0,25. Ketiganya dapat dipertukarkan kapan saja, dan memilih bentuk yang tepat membuat hitungan jadi lebih pendek: pecahan untuk takaran, desimal untuk dikalikan, persen untuk dilaporkan.
Arah terjemahannya tetap. Pecahan menjadi desimal dengan membagi pembilang dengan penyebut. Desimal menjadi persen dengan mengali 100. Persen menjadi desimal dengan membagi 100. Desimal menjadi pecahan dengan membaca nilai tempat angka terakhirnya, lalu menyederhanakan: 0,875 adalah 875/1000 yang disederhanakan menjadi 7/8.
Di laporan penjualan, angka yang sama sering muncul dalam ketiga bentuk pada halaman yang berbeda: bagian stok yang terjual ditulis sebagai pecahan di gudang, sebagai desimal di lembar kerja, dan sebagai persen di ringkasan pimpinan. Memeriksa laporan berarti memastikan ketiganya menunjuk satu angka yang sama.
Menerjemahkan 7/8 ke desimal lalu ke persen
Langkah 1 — pecahan ke desimal: 7 : 8 = 0,875
Langkah 2 — desimal ke persen : 0,875 x 100 = 87,5%
Arah sebaliknya, dari 87,5% kembali ke pecahan:
Langkah 1 — persen ke desimal: 87,5 : 100 = 0,875
Langkah 2 — baca nilai tempat : 0,875 = 875/1000
Langkah 3 — sederhanakan : 875/1000 = 7/8 (bagi 125)