Dalam penulisan Indonesia, koma adalah tanda desimal dan titik adalah pemisah ribuan. Angka 1.500,5 dibaca seribu lima ratus koma lima. Urutan nilai tempat di belakang koma adalah persepuluhan, perseratusan, lalu perseribuan, masing-masing sepuluh kali lebih kecil daripada tetangga kirinya.
Membandingkan dua desimal dikerjakan dari kiri ke kanan, bukan dari banyaknya angka. Cara yang aman adalah menyamakan jumlah angka di belakang koma dengan menambahkan nol: 0,5 ditulis 0,50 lalu dibandingkan dengan 0,48, dan langsung terlihat bahwa 0,50 lebih besar. Menambahkan nol di ujung kanan tidak pernah mengubah nilai sebuah desimal.
Penulisan ini penting saat membaca timbangan digital, harga satuan di rak, kurs, dan kuitansi yang datang dari sistem yang memakai tanda baca berbeda. Satu angka yang sama dapat tampil sebagai 1,500 pada sistem berbahasa Inggris dan 1.500 pada sistem berbahasa Indonesia, dengan selisih seribu kali.
Membaca 12.450,75 rupiah
Langkah 1 — pisahkan di tanda koma: bagian bulat 12.450, bagian desimal 75
Langkah 2 — titik hanya pemisah ribuan: 12.450 = dua belas ribu empat ratus lima puluh
Langkah 3 — nilai tempat bagian bulat:
1 -> puluh ribuan = 10.000
2 -> ribuan = 2.000
4 -> ratusan = 400
5 -> puluhan = 50
Langkah 4 — bagian desimal: 7 persepuluhan = 0,7 dan 5 perseratusan = 0,05
Membandingkan 0,45 dengan 0,5 -> samakan dulu: 0,45 dengan 0,50 -> 0,50 lebih besar