Hubungan jarak, kecepatan, dan waktu cukup diingat satu arah: kecepatan adalah jarak dibagi waktu. Dua bentuk lainnya lahir sendiri dari satuannya. Kilometer dibagi jam menghasilkan kilometer per jam, kilometer dibagi kilometer per jam menghasilkan jam, dan kilometer per jam dikali jam menghasilkan kilometer. Membaca satuan karena itu menggantikan hafalan segitiga rumus.
Mengubah kilometer per jam menjadi meter per detik berarti mengali 1.000 lalu membagi 3.600, yaitu membagi 3,6. Kebalikannya mengali 3,6. Keduanya berasal dari definisi satuannya, bukan dari angka yang perlu dihafal terpisah.
Bagian yang paling sering salah adalah kecepatan rata-rata. Kecepatan rata-rata adalah total jarak dibagi total waktu, dan yang dijumlahkan adalah waktunya, bukan kecepatannya. Untuk dua ruas berjarak sama, hasilnya sama dengan rata-rata harmonik kedua kecepatan, yaitu 2v₁v₂ dibagi (v₁ + v₂), dan nilainya selalu lebih rendah daripada rata-rata biasa. Hitungan ini dipakai pada laporan perjalanan dinas dan penjadwalan pengiriman.
Pergi 120 km dengan 60 km/jam, pulang 120 km dengan 40 km/jam
Langkah 1 - waktu pergi : 120 : 60 = 2 jam
Langkah 2 - waktu pulang : 120 : 40 = 3 jam
Langkah 3 - total jarak : 120 + 120 = 240 km
Langkah 4 - total waktu : 2 + 3 = 5 jam
Langkah 5 - rata-rata : 240 : 5 = 48 km/jam
Rata-rata kedua kecepatan (60 + 40) : 2 = 50 km/jam -> bukan jawabannya.
Satuan km/jam pada langkah 5 keluar dari km dibagi jam. (cocok)