Persen berarti per seratus, jadi 10 persen dari sebuah bilangan adalah bilangan itu dibagi 10 — satu geseran tempat ke kanan, murah karena basis sepuluh. Dari satu angka itu dua blok lain lahir tanpa pembagian baru: 5 persen adalah setengah dari 10 persen, dan 1 persen adalah sepersepuluh dari 10 persen. Persen apa pun kemudian disusun dengan menjumlahkan atau mengurangkan blok-blok itu, karena mengambil (a + b) persen sama dengan mengambil a persen ditambah b persen.
Ada satu sifat tambahan yang sering memangkas pekerjaan: a persen dari b selalu sama dengan b persen dari a, sebab keduanya bernilai a × b ÷ 100. Karena itu 8 persen dari 50 boleh dibalik menjadi 50 persen dari 8, yaitu 4, tanpa satu pun pembagian panjang.
Blok-blok ini dipakai ketika memeriksa potongan harga di kasir, menghitung uang muka, dan menaksir bagian jawaban benar dari sebuah rekap nilai. Setiap blok berdiri sendiri, jadi hitungannya dapat dihentikan di tengah jalan dan tetap memberi perkiraan yang berguna.
Menghitung potongan 15% dari Rp 240.000
Langkah 1 - 10% = 240.000 : 10 = 24.000
Langkah 2 - 5% = setengah dari 24.000 = 12.000
Langkah 3 - 15% = 24.000 + 12.000 = 36.000
Harga setelah potongan = 240.000 - 36.000 = 204.000
Membalik soal: 6% dari 250 sama dengan 250% dari 6
250% dari 6 = 2,5 x 6 = 15