Perbandingan a : b membagi sebuah jumlah menjadi a + b bagian yang sama besar. Langkah pertama karena itu selalu sama: bagi jumlahnya dengan a + b untuk mendapat nilai satu bagian, lalu kalikan kembali dengan a dan dengan b. Menghitung nilai satu bagian lebih dulu membuat semua pertanyaan turunan — bagian terbesar, selisih kedua bagian, atau jumlah dua bagian — selesai dengan satu perkalian.
Campuran adalah rata-rata berbobot. Kadar campuran dua bahan bernilai (kadar pertama × banyaknya + kadar kedua × banyaknya) dibagi total banyaknya, sehingga hasilnya selalu berada di antara kedua kadar asalnya — sebuah batas yang langsung dapat dipakai menyaring pilihan. Bila yang dicari justru perbandingan banyaknya, jaraknya yang dipakai: banyaknya kedua bahan berbanding terbalik dengan jarak kadarnya ke kadar campuran, sebab kedua penyimpangan itu harus saling menghapus.
Pembagian hasil usaha, penyusunan jadwal piket, dan pencampuran bahan di dapur produksi memakai hitungan yang sama. Yang membedakan hanya nama besarannya.
Perbandingan: Rp 96.000 dibagi dengan perbandingan 3 : 5
Langkah 1 - banyak bagian: 3 + 5 = 8
Langkah 2 - satu bagian : 96.000 : 8 = 12.000
Langkah 3 - hasilnya : 3 x 12.000 = 36.000 dan 5 x 12.000 = 60.000
Periksa: 36.000 + 60.000 = 96.000 (cocok)
Campuran: 10 liter kadar 40% dicampur 30 liter kadar 80%
isi zatnya : 10 x 0,40 = 4 dan 30 x 0,80 = 24, jumlahnya 28
totalnya : 10 + 30 = 40 liter
kadarnya : 28 : 40 = 0,70 -> 70%
Batas: hasilnya harus di antara 40% dan 80%. (cocok)