Lompat ke konten utama
←

Literasi Membaca

Pelajaran 6 dari 20

Tersurat, tersirat, dan makna

Judul yang tepat dan gagasan tersirat

Setelah pelajaran ini kamu bisa memilih judul yang mencakup seluruh teks dan merumuskan gagasan utama yang tidak ditulis dalam satu kalimat.

±14 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

Kerangka PISA 2018 menggolongkan tugas menemukan gagasan utama, meringkas, dan memberi judul ke proses memadukan informasi dari seluruh teks, dan menyebut bahwa gagasan utama yang implisit hanya dapat ditemukan lewat inferensi. Artinya, judul tidak dicari di satu kalimat; ia disusun dari gagasan semua paragraf. Judul yang tepat mencakup setiap paragraf dan tidak menjanjikan hal yang tidak dibahas.

Dua cacat judul dapat diperiksa dengan cepat. Judul yang terlalu sempit hanya mewakili satu paragraf atau satu rincian. Judul yang terlalu luas menjanjikan bahasan yang jauh lebih besar daripada isi teks, misalnya nama bidang ilmu atau nama negara untuk teks tentang satu desa. Pilihan yang tersisa, yang menyebut topik dan sudut bahasannya, adalah judul yang tepat.

Untuk gagasan tersirat, buku Literacy for College Success di LibreTexts memberi urutan kerja: cari kata atau gagasan yang berulang, tentukan topiknya, lalu tanyakan apa yang dikatakan tentang topik itu. Badan Bahasa menyebut paragraf yang gagasannya menyebar ke seluruh kalimat mengharuskan pembaca menyarikan isinya sendiri — dan sarinya harus mencakup semua kalimat, bukan salah satunya.

Contoh

Sebuah teks tiga paragraf tentang sepeda sewa di Kota Karangasri: paragraf pertama menjelaskan cara menyewa lewat kartu, paragraf kedua mencatat jumlah perjalanan per bulan, dan paragraf ketiga menjelaskan jadwal perawatan sepeda. Judul “Tarif Sepeda Sewa” terlalu sempit. Judul “Transportasi Perkotaan di Indonesia” terlalu luas. Judul “Sepeda Sewa Karangasri: Cara Pakai, Pemakaian, dan Perawatannya” mencakup ketiga paragraf.

Bacaan latihan

Paragraf 1: Warga Desa Sumberrejo menyisihkan dua kilogram gabah dari setiap panen untuk disimpan di lumbung desa. Gabah itu dicatat atas nama keluarga penyetor dan disimpan di bangunan kayu di samping balai desa.

Paragraf 2: Ketika kemarau panjang membuat panen gagal, keluarga yang pernah menyetor boleh meminjam gabah dari lumbung. Pinjaman dikembalikan pada panen berikutnya dengan tambahan setengah kilogram untuk setiap sepuluh kilogram yang dipinjam.

Paragraf 3: Tambahan itu tidak dibagikan kepada pengurus. Seluruhnya kembali ke lumbung, sehingga persediaan bertambah dari tahun ke tahun tanpa iuran baru.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Judul mana yang paling tepat untuk bacaan latihan itu?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Gagasan utama Paragraf 3 tidak ditulis dalam satu kalimat. Rumusan mana yang tepat?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Sebuah keluarga meminjam 40 kilogram gabah dari lumbung. Berapa kilogram gabah yang harus dikembalikan pada panen berikutnya menurut aturan di Paragraf 2?

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke