Lompat ke konten utama
←

Literasi Membaca

Pelajaran 5 dari 20

Tersurat, tersirat, dan makna

Tersurat, tersirat, dan inferensi

Setelah pelajaran ini kamu bisa memisahkan informasi tersurat, simpulan tersirat yang didukung teks, dan simpulan yang berlebihan.

±14 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

KBBI mengartikan tersurat sebagai telah ditulis, tertulis, atau eksplisit, dan tersirat sebagai terkandung atau tersembunyi di dalamnya. Informasi tersurat dapat ditunjuk langsung di satu kalimat, termasuk bila pertanyaan memakai kata lain yang maknanya sama; kerangka PISA menyebut kecocokan semacam itu parafrase, dan tetap menggolongkannya ke pemahaman harfiah.

Informasi tersirat diperoleh lewat inferensi, yang dalam KBBI berarti simpulan. Kerangka PISA menjelaskan inferensi sebagai kerja menghubungkan bagian-bagian teks: dari yang sederhana seperti menentukan acuan kata ganti, sampai hubungan ruang, waktu, sebab, dan klaim-bukti. Buku Literacy for College Success merumuskannya sebagai gabungan apa yang dikatakan teks dengan pengalaman pembaca. Pada soal bacaan, porsi teks itu wajib ada: simpulan yang sah selalu dapat ditunjuk kalimat-kalimat pendukungnya.

Simpulan berlebihan punya tiga bentuk yang dapat dikenali. Pertama, menambah sebab yang tidak disebut teks. Kedua, memperluas cakupan, misalnya dari “sebagian” menjadi “semua”, atau dari satu tempat menjadi semua tempat. Ketiga, menghitung atau menebak angka yang bergantung pada anggapan yang tidak ditulis. Ketiganya terdengar masuk akal, tetapi tidak ada kalimat yang bisa ditunjuk sebagai dasarnya.

Contoh

Sebuah toko roti memasang papan “Roti hari ini habis pukul 10.00” pada Senin, lalu “Roti hari ini habis pukul 08.30” pada Kamis. Tersurat: jam habisnya roti pada dua hari itu. Tersirat dan didukung: pada Kamis roti habis lebih cepat daripada pada Senin, karena kedua papan bisa dibandingkan. Berlebihan: roti di toko itu makin laris karena rasanya membaik — rasa tidak disebut di mana pun.

Bacaan latihan: Pengumuman Klinik Pratama Sehati

Mulai 1 Oktober, pendaftaran pasien umum di Klinik Pratama Sehati dibuka pukul 07.00 sampai 11.00. Pasien yang mendaftar setelah pukul 11.00 dilayani pada sesi sore, pukul 16.00 sampai 19.00. Nomor antrean sesi pagi dibatasi 60 per hari. Pasien diminta membawa kartu identitas dan, bagi pasien lama, kartu berobat. Selama bulan September, rata-rata 85 pasien datang ke sesi pagi setiap hari.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Pernyataan mana yang TERSURAT di pengumuman itu?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Simpulan tersirat mana yang didukung pengumuman itu?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Mana yang merupakan parafrase — informasi tersurat dengan kata lain — dari kalimat “Nomor antrean sesi pagi dibatasi 60 per hari”?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke