Materi
Buku Literacy for College Success di LibreTexts menyebut petunjuk konteks sebagai cara pertama menebak makna kata saat membaca, karena tidak memutus alur bacaan. Petunjuk itu berasal dari kata-kata di sekitar kata yang dicari. Buku itu menyebut beberapa jenisnya: petunjuk definisi, petunjuk sinonim atau contoh, petunjuk antonim atau kontras, dan makna umum kalimat. Kamus dipakai paling akhir, untuk memastikan tebakan.
| Jenis petunjuk | Penanda di kalimat | Cara membacanya |
|---|---|---|
| Definisi | yaitu, adalah, disebut, tanda pisah, tanda kurung | Makna kata ditulis langsung di dekatnya |
| Sinonim atau contoh | atau, seperti, misalnya | Kata lain atau contoh yang maknanya berdekatan |
| Antonim atau kontras | tetapi, sedangkan, bukan …, melainkan | Makna kata berlawanan dengan bagian lain kalimat |
| Makna umum kalimat | tidak ada penanda khusus | Kata diganti dengan tebakan, lalu kalimat dibaca ulang |
Kerangka PISA 2018 juga menyebut bahwa tugas menemukan informasi kadang menuntut inferensi di tingkat kata atau frasa. Jebakan terbesarnya adalah kata bermakna ganda. KBBI mencatat, misalnya, tersurat bermakna telah ditulis, tetapi juga telah ditakdirkan. Makna yang dipilih ditentukan kalimatnya, bukan urutan makna di kamus.
Contoh
“Ruang arsip itu lembap — dindingnya berjamur dan kertas di rak terasa basah jika dipegang.” Tanda pisah mengantar penjelasan, sehingga lembap dapat ditebak sebagai agak basah dari rincian dinding berjamur dan kertas yang terasa basah. “Pedagang pertama menjual rugi, sedangkan pedagang kedua meraup laba.” Sedangkan menandai kontras, sehingga laba ditebak sebagai lawan rugi, yaitu keuntungan.