Materi
Organizational Behavior terbitan OpenStax (Bagian 14.1) merumuskan konflik sebagai proses ketika orang atau kelompok bereaksi terhadap pihak lain yang telah atau akan menggagalkan rencana, tujuan, keyakinan, atau kegiatannya. Empat jenis konflik versi buku itu dan daftar sumber konflik Robert Miles sudah dibahas di kelas Komunikasi Interpersonal. Kelas ini memakai pembagian lain yang dipakai riset tim.
Organizational Behavior terbitan Saylor (LibreTexts, Bagian 10.2) mengutip riset Jehn dan Mannix (2001) yang memisahkan tiga jenis. Konflik tugas adalah beda pendapat tentang isi pekerjaan, yaitu debat gagasan dan keputusan. Konflik proses adalah beda pendapat tentang cara menyelesaikan pekerjaan: bagaimana kita mengerjakannya dan siapa melakukan apa. Konflik hubungan adalah ketidakcocokan pribadi di antara anggota tim.
Dampaknya berbeda. Bagian 10.2 menyatakan bahwa konflik yang terlalu rendah dan yang terlalu tinggi sama-sama diikuti kinerja rendah, sehingga yang dituju adalah tingkat menengah. Konflik tugas tingkat menengah dipandang optimal karena berupa debat gagasan yang sehat, dan di tahap awal pengambilan keputusan ia merangsang kreativitas, meski dalam jangka panjang dapat mengganggu tugas yang kompleks. Konflik pribadi seperti serangan pribadi disebut tidak pernah sehat karena menimbulkan stres. Tim yang efektif dalam riset itu punya konflik proses rendah yang perlahan naik, konflik hubungan rendah, dan konflik tugas sedang di pertengahan proyek. OpenStax 14.1 sampai pada kesimpulan serupa: konflik bisa fungsional atau disfungsional tergantung sifat, intensitas, dan lamanya, sehingga tugas manajemen adalah mengelola konflik, bukan menghapusnya.
Dari mana konflik datang? Saylor Bagian 10.3 menyebut enam akar: struktur organisasi (struktur matriks membuat satu manajer melapor ke dua atasan), sumber daya terbatas yang diperebutkan, saling ketergantungan tugas, tujuan yang tidak cocok karena tiap manajer diberi insentif dengan ukuran berbeda, perbedaan kepribadian, dan masalah komunikasi. Bagian 10.2 menambahkan peran: konflik peran terjadi saat seseorang memegang dua tuntutan yang jelas tetapi saling meniadakan, misalnya memimpin satu tim sambil menjadi anggota tim lain; ketidakjelasan peran terjadi saat tidak ada pedoman tentang apa yang diharapkan.
| Kejadian di percetakan Sinar Grafika | Jenis konflik |
|---|---|
| Dua desainer berdebat apakah sampul brosur memakai foto atau ilustrasi | Tugas: isi keputusan |
| Tim sepakat soal desain, tetapi berselisih siapa yang memeriksa cetak coba dan kapan | Proses: cara dan pembagian kerja |
| Dua operator mesin saling menyindir sejak lama dan menolak satu sif | Hubungan: ketidakcocokan pribadi |