Lompat ke konten utama
←

Manajemen Konflik

Pelajaran 6 dari 14

Gaya menangani konflik dan budaya

Konflik lintas budaya: wajah, facework, individualis dan kolektivis

Setelah pelajaran ini kamu bisa menjelaskan konsep wajah dan facework serta kaitan self-construal dengan gaya konflik.

±14 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

Communication in the Real World Bagian 6.2 mengingatkan bahwa lima gaya konflik dirumuskan dengan bias Barat. Riset Oetzel, Garcia, dan Ting-Toomey (2008) menemukan peserta di Amerika Serikat, Jerman, Tiongkok, dan Jepang sama-sama memandang strategi menghindar sebagai tanda kepedulian pada pihak lain, padahal kisi Barat menaruhnya pada kepedulian rendah terhadap diri dan orang lain.

Konsep kuncinya wajah (face): citra diri yang ingin kita tampilkan. Facework adalah strategi komunikasi untuk menampilkan, menjaga, atau memperbaiki wajah sendiri, serta menjaga, memperbaiki, atau menantang wajah orang lain. Teori negosiasi wajah menyatakan semua budaya menegosiasikan wajah, dan faktor budaya menentukan apakah orang lebih peduli pada wajah diri atau wajah orang lain. Budaya individualis, seperti Amerika Serikat dan sebagian besar Eropa, menekankan identitas individu; budaya kolektivis, seperti Taiwan, Kolombia, Tiongkok, Jepang, Vietnam, dan Peru, menekankan identitas kelompok. Di tingkat pribadi dipakai istilah self-construal: independen (diri sebagai individu yang unik) atau interdependen (diri yang terkait dengan orang lain).

Buku itu memasangkan facework dengan gaya. Mengakomodasi berupa mengalah, dan menunjukkan kepedulian pada wajah diri. Menghindar berupa berpura-pura konflik tidak ada, kepedulian pada wajah orang lain. Bersaing berupa mempertahankan posisi dan membujuk, wajah diri. Kolaborasi berupa meminta maaf, berbicara empat mata, dan tetap tenang, wajah orang lain. Orang dengan self-construal independen lebih mungkin bersaing; yang interdependen lebih mungkin menghindar atau berkolaborasi. Saylor Bagian 10.6 menambahkan contoh: di Jepang dan Korea preferensinya harmoni (di Jepang disebut wa), dan di Tiongkok anggukan kepala menandakan menyimak, belum tentu setuju.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Facework berupa meminta maaf, mengajak berbicara empat mata, dan tetap tenang dipasangkan Communication in the Real World 6.2 dengan gaya dan kepedulian wajah apa?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Riset yang dikutip Bagian 6.2 menemukan orang dengan self-construal independen lebih mungkin memakai gaya apa?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Dalam rapat dengan calon mitra dari Tiongkok, mitra mengangguk-angguk selama penawaran dijelaskan. Apa arti anggukan itu yang dinyatakan Saylor 10.6?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke