Materi
OpenStax Organizational Behavior Tabel 14.1, diadaptasi dari K. W. Thomas (1977), memasangkan tiap mode dengan situasi yang cocok untuknya. Bersaing cocok saat tindakan cepat dan tegas sangat penting, misalnya keadaan darurat; pada isu penting yang butuh tindakan tidak populer seperti pemotongan biaya, penegakan aturan, atau disiplin; pada isu vital bagi perusahaan saat kamu tahu dirimu benar; dan menghadapi orang yang memanfaatkan sikap tidak bersaing. Kolaborasi cocok untuk mencari solusi integratif saat kepentingan kedua pihak terlalu penting untuk dikompromikan, saat tujuanmu belajar, saat menggabungkan wawasan orang yang sudut pandangnya berbeda, saat membangun komitmen lewat konsensus, dan saat mengurai perasaan yang merusak hubungan.
Kompromi cocok saat tujuan penting tetapi tidak sepadan dengan upaya atau gangguan dari gaya yang lebih asertif, saat lawan yang sama kuat berpegang pada tujuan yang saling meniadakan, untuk penyelesaian sementara atas isu rumit, untuk solusi cepat di bawah tekanan waktu, dan sebagai cadangan bila kolaborasi atau persaingan gagal. Menghindar cocok saat isunya remeh atau ada isu lain yang lebih mendesak, saat tidak ada peluang memuaskan kepentinganmu, saat gangguan yang timbul melebihi manfaat penyelesaian, untuk memberi waktu orang menenangkan diri, saat mengumpulkan informasi lebih penting daripada memutuskan segera, saat orang lain bisa menyelesaikannya lebih efektif, dan saat isunya tampak sampingan atau hanya gejala isu lain. Mengakomodasi cocok saat kamu sadar dirimu keliru, saat isunya lebih penting bagi orang lain, untuk menabung kredit sosial bagi isu berikutnya, untuk memperkecil kerugian saat kalah kuat, saat harmoni dan stabilitas sangat penting, dan untuk memberi bawahan kesempatan belajar dari kesalahan.
Saylor Bagian 10.4 menegaskan tidak ada satu cara yang benar untuk semua konflik, meski kolaborasi berpotensi sangat efektif di banyak situasi. Latihan di bawah menanyakan baris tabel mana yang cocok dengan situasinya, bukan gaya mana yang akan kamu pilih. Contoh: pemilik kedai menunda keputusan soal warna seragam karena minggu itu ada inspeksi dinas kesehatan; itu baris menghindar, isu remeh saat ada isu lain yang lebih mendesak.