Materi
Acas menjelaskan bahwa masalah di tempat kerja bisa diangkat secara informal atau formal, dan menganjurkan mencoba cara informal lebih dulu karena bisa lebih cepat dan menjaga hubungan kerja. Pekerja diarahkan berbicara dengan orang yang membuatnya nyaman, misalnya atasan langsung, manajer lain, atau bagian HR, dan bisa meminta dukungan perwakilan serikat pekerja. Masalah diangkat secara formal, disebut mengajukan keluhan resmi (grievance), bila langkah informal tidak berhasil, bila pekerja tidak ingin menempuh jalur informal, atau bila masalahnya sangat serius, misalnya pelecehan seksual atau pengungkapan pelanggaran (whistleblowing).
Panduan langkah demi langkah Acas: memahami pilihan; mengajukan keluhan tertulis kepada orang yang tepat, berisi apa keluhannya, buktinya, dan apa yang diminta dari pemberi kerja, dengan permintaan yang spesifik dan realistis; pemberi kerja menanggapi; rapat keluhan tanpa penundaan yang tidak wajar, saat pemberi kerja tetap netral, mencatat, dan merangkum poin utama; keputusan disampaikan tertulis secepatnya bersama hak banding; lalu kerahasiaan dan catatan kasus dijaga. Di Inggris pekerja berhak didampingi rekan kerja atau perwakilan serikat di rapat itu. GOV.UK menambahkan bahwa mediasi bisa dipakai kapan saja selama sengketa berlangsung.
OpenStax Organizational Behavior Bagian 14.3 mencatat lima strategi yang jarang berhasil dan justru bisa memperbesar masalah: tidak bertindak, yaitu mengabaikan masalah; administrative orbiting, yaitu mengakui masalah tetapi terus menyebutnya sedang dipelajari; due process nonaction, yaitu menyediakan prosedur keluhan tetapi membuatnya panjang, rumit, mahal, dan berisiko agar pelapor lelah; kerahasiaan, yang merusak kepercayaan pada manajemen; dan pembunuhan karakter, yaitu melabeli pelapor sebagai pembuat onar.