Lompat ke konten utama
←

Perilaku Organisasi

Pelajaran 10 dari 16

Kelompok, tim, dan kepemimpinan

Social loafing dan gejala groupthink

Setelah pelajaran ini kamu bisa menamai kondisi social loafing dan gejala groupthink dari sebuah kejadian di kelompok.

±13 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

OpenStax Organizational Behavior Bagian 9.2 mendefinisikan social loafing sebagai kecenderungan anggota kelompok mengurangi usahanya pada tugas kelompok. Gejala ini muncul bila orang menganggap tugasnya tidak penting atau sederhana, bila hasil kerja perorangan tidak bisa dikenali, dan bila anggota menduga rekannya juga akan bermalas-malasan. LibreTexts Bagian 9.2 menambahkan bahwa efeknya membesar seiring bertambahnya ukuran kelompok, dan penangkalnya adalah membagi tugas tiap anggota secara jelas di depan seluruh kelompok serta menilai sumbangan tiap orang.

LibreTexts Bagian 11.4 mendefinisikan groupthink sebagai kecenderungan menghindari penilaian kritis atas gagasan yang disukai kelompok, dan mendaftar delapan gejala dari Janis: ilusi kebal (optimisme berlebihan dan berani mengambil risiko ekstrem), rasionalisasi bersama (meremehkan peringatan), keyakinan pada moralitas kelompok (mengabaikan akibat etis), pandangan stereotip terhadap pihak luar (meremehkan kemampuan pesaing), tekanan langsung pada anggota yang membantah, sensor diri (anggota menyimpan keraguannya), ilusi kebulatan suara (diam dianggap setuju), dan penjaga pikiran (anggota yang menahan informasi yang bertentangan agar tidak sampai ke kelompok). OpenStax Bagian 6.6 menyebut penunjukan anggota sebagai devil's advocate, yang sengaja berperan sebagai pengkritik, untuk menekan groupthink.

Kejadian di sebuah koperasi (karangan)Golongan
Tugas “kumpulkan data anggota” diberikan ke delapan pengurus tanpa pembagian; hasilnya sedikitSocial loafing: hasil perorangan tidak bisa dikenali
Rapat menepis laporan kas yang janggal: “ah, bulan lalu juga begitu dan tidak ada apa-apa”Groupthink: rasionalisasi bersama

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Dua belas staf pemasaran sebuah penerbit (karangan) diminta “bersama-sama mencari 60 calon toko buku mitra” tanpa pembagian per orang, dan tidak ada yang tahu siapa menyumbang berapa. Kondisi social loafing mana di OpenStax Bagian 9.2 yang paling jelas terpenuhi?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Dalam rapat keputusan membuka cabang baru sebuah waralaba (karangan), seorang manajer ragu karena data sewa belum lengkap, tetapi ia diam saja karena semua orang tampak antusias. Gejala groupthink apa yang ia tunjukkan?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Asisten direktur sebuah pabrik (karangan) menerima surel dari bagian mutu yang memperingatkan cacat bahan baku, tetapi ia memutuskan tidak meneruskannya ke rapat direksi agar rencana peluncuran tidak terganggu. Gejala groupthink apa itu?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke