Lompat ke konten utama
←

Perilaku Organisasi

Pelajaran 6 dari 16

Motivasi kerja: kebutuhan, proses, dan rancangan pekerjaan

Teori proses: harapan Vroom dan keadilan Adams

Setelah pelajaran ini kamu bisa menghitung gaya motivasi teori harapan dan rasio hasil terhadap input, lalu menamai keadaan keadilannya.

±13 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

OpenStax Organizational Behavior Bagian 7.3 menjelaskan teori harapan lewat tiga unsur. Harapan usaha–kinerja (E1) adalah peluang yang dirasakan bahwa usaha akan menghasilkan kinerja. Harapan kinerja–hasil (E2), yang catatan kaki bagian itu sebut juga instrumentalitas, adalah peluang yang dirasakan bahwa kinerja akan membawa suatu hasil. Valensi (V) adalah seberapa diinginkan hasil itu: positif untuk yang diinginkan, negatif untuk yang tidak diinginkan, nol untuk yang tidak dipedulikan. Catatan kaki kedua bagian itu menuliskan gaya motivasi sebagai F = E1 × Σ(E2 × V): tiap hasil, E2-nya dikali valensinya, hasil kali itu dijumlahkan, lalu jumlahnya dikali E1.

Teori keadilan Adams, di bagian yang sama, menyatakan orang membandingkan rasio hasil terhadap input dirinya dengan rasio orang pembanding. Input adalah apa yang disumbangkan, seperti waktu, usaha, dan kinerja; hasil adalah apa yang diterima, seperti gaji dan pengakuan. Rasio sama berarti keadilan. Rasio sendiri lebih besar berarti ketidakadilan imbalan lebih (overreward); lebih kecil berarti ketidakadilan imbalan kurang (underreward). Bagian 7.3 mendaftar reaksi untuk memulihkannya: mengubah input atau hasil sendiri, mengubah input atau hasil pembanding, memelintir persepsi, memilih pembanding lain, atau keluar.

Contoh (karangan)Hitungan
Kurir: E1 = 0,5; bonus E2 = 0,6, V = 0,8; pujian E2 = 0,9, V = 0,4F = 0,5 × (0,48 + 0,36) = 0,42
Kasir A: Rp500 ribu per minggu untuk 25 transaksi per jamRasio = 20 ribu per transaksi
Kasir B: Rp600 ribu untuk 25 transaksi per jamRasio 24 > 20: A mengalami imbalan kurang, B imbalan lebih

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Seorang tenaga penjual alat tulis (karangan) yakin peluangnya mencapai target bila berusaha keras adalah 0,9 (E1). Bila target tercapai, peluang mendapat bonus 0,6 dengan valensi 0,8, dan peluang mendapat sertifikat penghargaan 0,5 dengan valensi 0,4. Berapa gaya motivasinya (F)? Bulatkan 2 desimal.

Latihan 2 dari 3

Dewi, penjahit di sebuah konfeksi di Bandung (karangan), menerima Rp600 ribu per minggu untuk rata-rata 30 potong per hari. Berapa rasio hasil terhadap input Dewi, dalam ribu rupiah per potong?

Latihan 3 dari 3

Rudi, rekan Dewi di konfeksi yang sama, menerima Rp720 ribu per minggu untuk rata-rata 40 potong per hari. Rudi memakai Dewi sebagai pembanding. Menurut teori keadilan di Bagian 7.3, Rudi mengalami keadaan apa?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke