Materi
Jakob Nielsen menerbitkan sepuluh prinsip umum desain interaksi pada 1994 dan menyebutnya heuristik karena berupa aturan umum, bukan pedoman rinci. Urutannya: (1) visibilitas status sistem, (2) kesesuaian sistem dengan dunia nyata, (3) kendali dan kebebasan pengguna, (4) konsistensi dan standar, (5) pencegahan kesalahan, (6) mengenali lebih mudah daripada mengingat, (7) fleksibilitas dan efisiensi pemakaian, (8) desain estetis dan minimalis, (9) membantu pengguna mengenali, mendiagnosis, dan pulih dari kesalahan, (10) bantuan dan dokumentasi. Contohnya, heuristik 1 meminta umpan balik yang tepat dalam waktu wajar; heuristik 3 meminta pintu keluar darurat seperti Undo dan Batal; heuristik 9 meminta pesan kesalahan berbahasa sehari-hari tanpa kode galat.
Digital.gov menjelaskan evaluasi heuristik sebagai cara cepat menemukan masalah usability yang umum dan besar tanpa riset pengguna mendalam. Tiga sampai lima orang yang memahami praktik usability menilai situs terhadap daftar heuristik secara sendiri-sendiri, mencatat masalahnya, lalu berkumpul untuk membahas dan memprioritaskan temuan. Evaluasi ini tidak menggantikan riset dengan pengguna nyata, termasuk penyandang disabilitas; GOV.UK meminta peneliti bertanya langsung alih-alih menebak apa yang bisa dilakukan peserta. Ambang kontras teks WCAG dirujuk dari kelas Dasar Desain Visual.
| Masalah di aplikasi bank sampah (karangan) | Heuristik |
|---|---|
| Setelah tombol Setor ditekan, layar diam tanpa tanda sedang memproses | 1 Visibilitas status sistem |
| Menu memakai istilah internal "Transaksi Kredit Residu" | 2 Kesesuaian dengan dunia nyata |
| Kode promo harus dihafal dari layar sebelumnya | 6 Mengenali daripada mengingat |