Materi
ISO 9241-210 adalah standar internasional tentang human-centred design untuk sistem interaktif. Pasal 2 edisi 2010 mendefinisikan usability sebagai sejauh mana sebuah sistem, produk, atau layanan dapat dipakai pengguna tertentu untuk mencapai tujuan tertentu dengan efektivitas, efisiensi, dan kepuasan dalam konteks pemakaian tertentu. Efektivitas adalah ketepatan dan kelengkapan pencapaian tujuan; efisiensi adalah sumber daya yang dipakai dibandingkan dengan ketepatan dan kelengkapan itu; kepuasan adalah bebas dari rasa tidak nyaman dan sikap positif terhadap pemakaian. Konteks pemakaian mencakup pengguna, tugas, peralatan, serta lingkungan fisik dan sosial.
Pasal 4 standar yang sama menyebut enam prinsip: rancangan didasarkan pada pemahaman eksplisit tentang pengguna, tugas, dan lingkungan; pengguna dilibatkan sepanjang perancangan dan pengembangan; rancangan digerakkan dan diperhalus oleh evaluasi berpusat pada pengguna; prosesnya iteratif; rancangan menangani seluruh pengalaman pengguna; dan tim perancang memiliki keterampilan serta sudut pandang multidisiplin. Tabel 1 menyebut empat kegiatan: memahami dan merinci konteks pemakaian, merinci kebutuhan pengguna, menghasilkan solusi desain, dan mengevaluasi desain terhadap kebutuhan itu. Standar ini juga menjelaskan bahwa istilah human-centred dipilih karena dampaknya menyangkut para pemangku kepentingan, bukan hanya pengguna.
| Temuan di aplikasi pemesanan gas elpiji (karangan) | Unsur usability |
|---|---|
| 7 dari 10 pembeli berhasil memesan dengan alamat yang benar | Efektivitas |
| Rata-rata pemesanan butuh 9 ketukan dan 3 menit | Efisiensi |
| Pembeli menyebut aplikasinya melelahkan | Kepuasan |