Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Aljabar Linier Lanjutan

Pelajaran 1 dari 16

Ruang vektor, rentang, dan kebebasan linear

Ruang vektor dan subruang

Setelah pelajaran ini kamu bisa memeriksa apakah sebuah himpunan merupakan ruang vektor atau subruang dengan aturan penjumlahan dan perkalian skalarnya.

±14 menitDiperiksa 1 Okt 2026

Materi

Kelas Aljabar Linier memperlakukan vektor sebagai daftar bilangan. Kuttler §9.1 membalik sudut pandangnya: yang membuat sesuatu layak disebut vektor adalah aturan hitungnya, bukan wujudnya. Ruang vektor adalah himpunan V beserta penjumlahan dan perkalian skalar yang memenuhi sepuluh aksioma: hasil penjumlahan dan perkalian skalar tetap di dalam V (sifat tertutup), penjumlahan komutatif dan asosiatif, ada vektor nol, setiap vektor punya lawan, perkalian skalar distributif terhadap kedua penjumlahan, asosiatif terhadap perkalian skalar, dan 1·v = v.

Contohnya lebih luas daripada Rⁿ. Semua matriks 2 × 3 membentuk ruang vektor, karena dua matriks 2 × 3 dijumlahkan menjadi matriks 2 × 3 lagi. Semua polinom berderajat paling tinggi 2, ditulis P₂, juga ruang vektor: polinom a + bx + cx² dijumlahkan dan dikalikan skalar per koefisien, persis seperti vektor (a, b, c). Inilah yang membuat alat dari kelas induk — rank, eliminasi, numpy — dapat dipakai untuk polinom dan matriks.

Subruang adalah himpunan bagian W dari V yang juga ruang vektor dengan operasi yang sama. Interactive Linear Algebra §2.6 menunjukkan bahwa cukup tiga syarat yang diperiksa: W memuat vektor nol, W tertutup terhadap penjumlahan, dan W tertutup terhadap perkalian skalar. Garis dan bidang yang melewati titik asal adalah subruang; yang tidak melewati titik asal bukan. Himpunan penyelesaian Ax = 0 selalu subruang, sedangkan himpunan penyelesaian Ax = b dengan b ≠ 0 tidak pernah, karena tidak memuat vektor nol. Dua subruang selalu ada: {0} dan V sendiri.

Di P₂:  p = 2 + 3x − x²   ↔ (2, 3, −1)
        q = 1 − x + 4x²    ↔ (1, −1, 4)
p + q  = 3 + 2x + 3x²      ↔ (3, 2, 3)
2p − q = 3 + 7x − 6x²      ↔ (3, 7, −6)

W = {(a, b, c) : a = 2b} di R³
  nol:      (0, 0, 0) memenuhi 0 = 2·0          ✓
  jumlah:   a₁ = 2b₁ dan a₂ = 2b₂ → a₁ + a₂ = 2(b₁ + b₂)   ✓
  skalar:   ka = k·2b = 2(kb)                    ✓   → W subruang

U = {(a, b, c) : c ≥ 0}:  (0, 0, 1) di U, tetapi (−1)·(0, 0, 1) = (0, 0, −1) tidak → bukan subruang

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Dengan penjumlahan dan perkalian skalar (bilangan real) yang biasa, himpunan mana yang merupakan ruang vektor?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Untuk nilai k berapa himpunan {(x, y, z) : 3x − y + 2z = k − 5} merupakan subruang R³?

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke