Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Metodologi Penelitian

Pelajaran 11 dari 21

Desain, sampel, dan alat ukur

Jenis desain penelitian dan ancaman validitas

Setelah pelajaran ini kamu bisa menggolongkan desain penelitian, menyebut empat validitas desain, dan mengenali ancaman validitas internal dari sebuah skenario.

±14 menitDiperiksa 1 Okt 2026

Materi

Bhattacherjee Bagian 5.3 membagi desain menjadi positivis, untuk menguji teori, dan interpretif, untuk membangun teori. Eksperimen memisahkan sebab dari akibat dalam waktu, memberi perlakuan kepada kelompok perlakuan dan tidak kepada kelompok kontrol, dan membagi subjek dengan penugasan acak; Bagian 10.5 menyebut desain yang tidak memakai penugasan acak sebagai kuasi-eksperimen. Survei lapangan tidak memanipulasi apa pun: pada survei potong lintang peubah bebas dan terikat diukur pada saat yang sama, sedangkan pada survei longitudinal peubah terikat diukur belakangan. Analisis data sekunder memakai data yang sudah dikumpulkan pihak lain. Studi kasus menyelidiki satu atau beberapa situs secara mendalam dalam waktu panjang. Kelompok terarah mempertemukan 6 sampai 10 orang selama 1,5 sampai 2 jam dan cocok untuk penelitian eksploratif. Riset aksi dan etnografi dibahas di pelajaran kualitatif. OpenStax Introduction to Sociology Bagian 2.2 memuat daftar metode yang serupa.

Bagian 5.1 menilai mutu desain dengan empat atribut. Validitas internal atau kausalitas menuntut tiga syarat: sebab dan akibat berubah bersama, sebab mendahului akibat, dan tidak ada penjelasan alternatif. Validitas eksternal adalah kemampuan hasil digeneralisasi ke populasi atau ke orang, tempat, dan waktu lain. Validitas konstruk menilai apakah alat ukur benar-benar mengukur konstruk yang dimaksud. Validitas kesimpulan statistik menilai apakah uji statistiknya tepat dan asumsinya terpenuhi.

Bagian 10.1 mendaftar ancaman validitas internal pada desain pratest-pascates. Sejarah: peristiwa luar di tengah studi yang ikut mengubah hasil. Pematangan: perubahan alami pada subjek seiring waktu. Pengujian: jawaban pascates terpengaruh pratest. Instrumentasi: alat tes pratest dan pascates berbeda tingkat kesulitannya. Mortalitas: subjek keluar dari studi secara tidak acak. Regresi ke rata-rata: skor yang ekstrem di pratest cenderung mendekati rata-rata di pascates.

Kejadian di program pelatihan karangan (pratest-pascates)Ancaman validitas internal
Soal pascates jauh lebih mudah daripada soal pratestInstrumentasi
Peserta masih ingat soal pratest saat mengerjakan pascatesPengujian
Peserta yang dipilih karena skor pratestnya paling rendah naik skornya tanpa sebab yang jelasRegresi ke rata-rata

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Mahasiswa karangan menganalisis ulang data jumlah wisatawan per provinsi yang sudah diterbitkan badan statistik, tanpa mengumpulkan data baru. Menurut Bhattacherjee Bagian 5.3, desain ini termasuk apa?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Program karangan melatih 30 staf menulis laporan selama delapan pekan, dengan pratest dan pascates. Di pekan kelima, kantor mengumumkan lomba laporan terbaik berhadiah besar untuk semua staf, lalu nilai pascates naik tajam. Menurut Bagian 10.1, ancaman validitas internal mana yang dicontohkan?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Dalam program yang sama, staf dengan nilai pratest terendah banyak berhenti sebelum pascates, sehingga rata-rata pascates tampak naik. Menurut Bagian 10.1, ancaman apa ini?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke