Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Metodologi Penelitian

Pelajaran 17 dari 21

Mengolah data, kualitatif, etika, dan laporan

Mengolah data kuantitatif: koding, data hilang, dan skor skala

Setelah pelajaran ini kamu bisa menyusun buku kode, membalik butir dan menjumlahkan skor skala di lembar kerja, serta menangani data hilang sesuai rujukan.

±16 menitDiperiksa 1 Okt 2026

Materi

Bhattacherjee Bagian 14.1 menyebut koding sebagai proses mengubah data menjadi angka, dipandu buku kode: dokumen yang mencatat setiap peubah, butir pengukurnya, formatnya, skala jawabannya, dan cara mengode setiap nilai. Contohnya, butir Likert tujuh titik dikode 1 untuk sangat tidak setuju, 4 untuk netral, dan 7 untuk sangat setuju, sedangkan data nominal seperti jenis industri dikode 1, 2, 3, dan seterusnya. Saat entri data, setiap observasi menjadi satu baris dan setiap butir menjadi satu kolom, dan isinya diperiksa acak. Responden yang memilih sangat setuju untuk semua butir, termasuk butir yang dibalik, tetap dimasukkan tetapi dikeluarkan dari analisis.

Bagian yang sama membahas data hilang. Cara bawaan kebanyakan program adalah penghapusan listwise: setiap observasi yang punya satu saja nilai hilang dibuang, sehingga sampel bisa menyusut tajam. Cara lain adalah imputasi. Bila yang hilang satu butir dari skala multibutir, nilai penggantinya rata-rata jawaban responden itu pada butir lain di skala yang sama; bila skalanya hanya satu butir, dipakai rata-rata jawaban responden lain. Imputasi bisa bias bila data hilang secara sistematis, bukan acak.

Butir yang dibalik adalah butir yang maknanya berlawanan dengan konstruknya, dan harus dibalik dulu sebelum digabung: pada skala 1 sampai 7, nilai barunya 8 dikurangi nilai teramati. Skor skala lalu dibuat dengan menjumlahkan butir-butirnya; Bagian 6.3 menyebut skala Likert sebagai skala penjumlahan. Statistik deskriptif lanjutan dibahas di kelas Statistika dan Peluang, dan uji statistik di kelas Uji Statistik dengan Python.

Buku kode karangan: peubahButirSkalaKoding
Status kerjaQ1Nominal1 = tidak bekerja, 2 = paruh waktu, 3 = penuh waktu
Kepuasan bimbinganQ2–Q6Likert 1–71 = sangat tidak setuju … 7 = sangat setuju; Q4 dibalik
UmurQ7RasioDitulis apa adanya dalam tahun

Contoh karangan pada skala 1 sampai 7: seorang responden menjawab butir pertama 5, butir kedua yang dibalik 2, dan butir ketiga 6. Butir kedua menjadi 8 − 2 = 6, sehingga skor skalanya 5 + 6 + 6 = 17, bukan 13.

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 2 dari 3

Survei karangan mengumpulkan 240 responden. Sebanyak 18 responden mengosongkan butir A, 12 responden mengosongkan butir B, dan 5 di antaranya mengosongkan keduanya; butir lain terisi lengkap. Bila analisis memakai penghapusan listwise seperti dijelaskan Bhattacherjee Bagian 14.1, berapa responden yang tersisa?

Latihan 3 dari 3

Responden nomor 37 karangan mengosongkan satu dari enam butir skala kepuasan kerja, sedangkan lima butir lainnya terisi. Menurut Bhattacherjee Bagian 14.1, nilai pengganti (imputasi) apa yang disebut untuk kasus ini?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke