Materi
Bhattacherjee Bagian 12.5 membahas desain interpretif. Studi kasus menyelidiki gejala secara mendalam di satu atau beberapa situs. Riset aksi memperkenalkan tindakan ke dalam situasi nyata lalu mengamati hasilnya; versi partisipatoris dari Susman dan Evered berjalan dalam siklus lima tahap: diagnosis, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi, dan pembelajaran. Etnografi menuntut peneliti tenggelam dalam suatu budaya selama delapan bulan sampai dua tahun dan menulis catatan lapangan yang rinci. Datanya, menurut Bagian 12.4, berasal dari wawancara, observasi, dan dokumen.
Bagian 13.1 menjelaskan grounded theory dari Glaser dan Strauss (1967), dirinci Strauss dan Corbin. Pengodean terbuka membaca teks baris demi baris untuk menemukan konsep, lalu mengelompokkan konsep yang mirip ke kategori. Pengodean aksial merangkai kategori menjadi hubungan sebab-akibat, dengan memilah mana yang kondisi, mana tindakan atau interaksi, dan mana konsekuensi. Pengodean selektif menetapkan satu kategori inti dan menghubungkannya secara sistematis dengan kategori lain. Pengodean berlanjut sampai kejenuhan teoretis, yaitu ketika data tambahan tidak lagi mengubah kategori inti atau hubungannya. Seluruh proses ini disebut perbandingan konstan, dibantu memo.
Bagian 12.6 menjelaskan bahwa ukuran ketelitian positivis tidak berlaku dengan cara yang sama untuk penelitian interpretif, lalu memakai empat kriteria Lincoln dan Guba (1985). Dependabilitas, padanan keandalan: peneliti lain dengan bukti yang sama sampai pada kesimpulan yang sama. Kredibilitas, padanan validitas internal: kesimpulan bisa dipercaya pembaca, diperkuat keterlibatan lama di lapangan, triangulasi, dan transkrip kata demi kata. Konfirmabilitas: partisipan menyetujui tafsiran peneliti. Transferabilitas, padanan validitas eksternal: deskripsi konteks yang tebal agar pembaca bisa menilai sendiri apakah temuannya berlaku di tempat lain.
| Kutipan wawancara karangan | Kode terbuka | Kategori |
|---|---|---|
| "Relawan kami tinggal tiga orang sejak musim panen." | relawan berkurang | Kekurangan tenaga |
| "Akhirnya kami bikin jadwal piket bergilir per RT." | piket bergilir | Siasat pengelola |
| "Setoran warga jadi telat dua minggu." | setoran tertunda | Dampak operasional |