Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Metodologi Penelitian

Pelajaran 6 dari 21

Teori, hipotesis, peubah, dan skala

Kerangka teori dan kerangka berpikir

Setelah pelajaran ini kamu bisa membedakan teori dari model, menamai empat blok bangunan teori, dan menjelaskan jaringan nomologis sebagai kerangka berpikir.

±14 menitDiperiksa 1 Okt 2026

Materi

Bhattacherjee Bagian 2.4 merumuskan teori sebagai seperangkat konstruk dan proposisi yang saling terkait secara sistematis untuk menjelaskan dan meramalkan suatu gejala dalam batas dan asumsi tertentu. Teori bukan lawan fakta; fakta justru dipakai untuk menguji teori. Bagian yang sama membedakan teori dari model. Model merepresentasikan sebagian atau seluruh sistem, misalnya untuk meramal cuaca dari kecepatan angin dan kelembapan, tanpa harus menjelaskan mengapa sesuatu terjadi. Teori berusaha menjelaskan.

Bagian 4.2 memakai empat blok bangunan teori dari Whetten (1989). Konstruk menjawab apa: konsep mana yang penting untuk menjelaskan gejala. Proposisi menjawab bagaimana: bagaimana konstruk-konstruk itu berhubungan. Logika menjawab mengapa: alasan yang membenarkan hubungan itu, perekat yang membuat proposisi tidak sewenang-wenang. Batas dan asumsi menjawab siapa, kapan, dan di mana: dalam keadaan apa teori itu berlaku.

Bagian 2.2 menyebut seluruh jaringan hubungan antarkonstruk dalam sebuah studi sebagai jaringan nomologis, digambar dengan kotak dan panah. Kelas ini memakai istilah kerangka teori untuk uraian konstruk, proposisi, logika, dan batas yang dipinjam dari pustaka, dan kerangka berpikir untuk gambar jaringan nomologis yang dirancang untuk studimu; pedoman kampus bisa memakai istilah atau isi yang berbeda. Bagian 3.2 menambahkan gunanya: teori membantu memilih konstruk yang relevan, sedangkan tanpa teori peneliti cenderung mengukur banyak konstruk yang kurang relevan. Jhangiani dkk. Bab 4 menggambarkan siklusnya: teori melahirkan hipotesis, hipotesis diuji dengan studi, lalu teori dievaluasi ulang dan direvisi bila perlu.

Blok WhettenIsi teori karangan tentang penyelesaian skripsi
Konstruk (apa)Dukungan pembimbing, efikasi diri menulis, kecepatan penyelesaian skripsi
Proposisi (bagaimana)Dukungan pembimbing meningkatkan efikasi diri; efikasi diri mempercepat penyelesaian
Logika (mengapa)Umpan balik yang jelas membuat mahasiswa yakin sanggup menyelesaikan tiap bab, dan keyakinan itu membuatnya tekun
Batas dan asumsi (siapa, kapan, di mana)Mahasiswa sarjana yang bertemu pembimbing tatap muka paling tidak sebulan sekali

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Teori karangan tentang kerja jarak jauh menyatakan bahwa temuannya hanya berlaku bagi karyawan tetap di perusahaan dengan lebih dari 50 karyawan, bukan bagi pekerja lepas. Menurut Whetten di Bhattacherjee Bagian 4.2, pernyataan ini termasuk blok apa?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Teori karangan memuat dua kalimat. (1) "Umpan balik tertulis meningkatkan rasa yakin mahasiswa sanggup menyelesaikan bab berikutnya." (2) "Hal itu terjadi karena umpan balik menunjukkan bagian mana yang harus diperbaiki, sehingga tugas terasa terukur." Menurut Whetten, kalimat (2) termasuk blok apa?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Kantor cuaca karangan memakai persamaan yang meramalkan curah hujan esok dari kecepatan angin, suhu, dan kelembapan hari ini, tanpa menjelaskan mengapa hujan terjadi. Menurut Bhattacherjee Bagian 2.4, persamaan itu contoh apa?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke