Materi
Jhangiani dkk., Research Methods in Psychology Bab 2, menyebut tiga sumber ilham ide penelitian yang paling umum. Pengamatan informal: perilaku diri sendiri atau orang lain, juga bacaan nonilmiah seperti berita dan blog. Masalah praktis: persoalan nyata di bidang hukum, kesehatan, pendidikan, atau olahraga yang melahirkan penelitian terapan. Penelitian terdahulu: sumber yang paling sering, misalnya saran penelitian lanjutan di bagian pembahasan sebuah artikel jurnal.
Bab yang sama menilai pertanyaan penelitian dengan dua kriteria. Pertama, menarik — bukan bagi selera pribadi, tetapi bagi komunitas ilmiah. Ada tiga faktornya: jawabannya masih diragukan (ada alasan untuk menduga setidaknya dua jawaban yang berbeda), jawabannya mengisi kesenjangan dalam literatur penelitian, dan jawabannya punya implikasi praktis yang penting. Kedua, layak: waktu, biaya, peralatan dan bahan, pengetahuan dan keterampilan teknis, serta akses ke partisipan cukup untuk menyelesaikannya. Bab itu juga menganjurkan memakai metode yang sudah berhasil dipakai peneliti lain.
Bhattacherjee Bagian 3.3 mendaftar kesalahan yang sering membuat penelitian pemula gagal. Pertanyaan yang kurang termotivasi: menarik bagi peneliti sendiri, tetapi tidak menambah pengetahuan. Mengejar topik tren yang cepat usang sebelum penelitiannya selesai. Masalah yang tidak bisa diteliti dengan bukti yang diamati. Memaksa masalah agar cocok dengan metode favorit, padahal metode yang mengikuti masalah. Menambang data membabi buta: mengumpulkan data lebih dulu dengan instrumen yang kebetulan tersedia, baru memikirkan apa yang akan dilakukan dengannya.
| Ide (karangan) | Sumber ilhamnya |
|---|---|
| Antrean fotokopi di kampus selalu terasa paling lambat di jalur yang kamu pilih | Pengamatan informal |
| Puskesmas ingin mengurangi pasien yang tidak datang kontrol ulang | Masalah praktis |
| Artikel jurnal menutup pembahasannya dengan saran menguji temuan pada pekerja lepas | Penelitian terdahulu |