Lompat ke konten utama

Kompetisi Ajak Teman: hadiah total Rp1.000.000 tunai untuk 3 pengajak terbanyak. Berakhir 29 November 2026. Ikut kompetisi

←

Metodologi Penelitian

Pelajaran 2 dari 21

Dari masalah ke rumusan penelitian

Menemukan masalah dan menilai pertanyaan penelitian

Setelah pelajaran ini kamu bisa menyebut tiga sumber ide penelitian, menilai pertanyaan dengan kriteria menarik dan layak, dan mengenali kesalahan umum peneliti pemula.

±14 menitDiperiksa 1 Okt 2026

Materi

Jhangiani dkk., Research Methods in Psychology Bab 2, menyebut tiga sumber ilham ide penelitian yang paling umum. Pengamatan informal: perilaku diri sendiri atau orang lain, juga bacaan nonilmiah seperti berita dan blog. Masalah praktis: persoalan nyata di bidang hukum, kesehatan, pendidikan, atau olahraga yang melahirkan penelitian terapan. Penelitian terdahulu: sumber yang paling sering, misalnya saran penelitian lanjutan di bagian pembahasan sebuah artikel jurnal.

Bab yang sama menilai pertanyaan penelitian dengan dua kriteria. Pertama, menarik — bukan bagi selera pribadi, tetapi bagi komunitas ilmiah. Ada tiga faktornya: jawabannya masih diragukan (ada alasan untuk menduga setidaknya dua jawaban yang berbeda), jawabannya mengisi kesenjangan dalam literatur penelitian, dan jawabannya punya implikasi praktis yang penting. Kedua, layak: waktu, biaya, peralatan dan bahan, pengetahuan dan keterampilan teknis, serta akses ke partisipan cukup untuk menyelesaikannya. Bab itu juga menganjurkan memakai metode yang sudah berhasil dipakai peneliti lain.

Bhattacherjee Bagian 3.3 mendaftar kesalahan yang sering membuat penelitian pemula gagal. Pertanyaan yang kurang termotivasi: menarik bagi peneliti sendiri, tetapi tidak menambah pengetahuan. Mengejar topik tren yang cepat usang sebelum penelitiannya selesai. Masalah yang tidak bisa diteliti dengan bukti yang diamati. Memaksa masalah agar cocok dengan metode favorit, padahal metode yang mengikuti masalah. Menambang data membabi buta: mengumpulkan data lebih dulu dengan instrumen yang kebetulan tersedia, baru memikirkan apa yang akan dilakukan dengannya.

Ide (karangan)Sumber ilhamnya
Antrean fotokopi di kampus selalu terasa paling lambat di jalur yang kamu pilihPengamatan informal
Puskesmas ingin mengurangi pasien yang tidak datang kontrol ulangMasalah praktis
Artikel jurnal menutup pembahasannya dengan saran menguji temuan pada pekerja lepasPenelitian terdahulu

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Rina, mahasiswa karangan, membaca bagian pembahasan sebuah artikel jurnal. Penulisnya menyarankan agar temuan mereka diuji pada pekerja lepas, dan Rina menjadikan saran itu topik skripsinya. Menurut Jhangiani dkk., dari sumber ilham mana ide ini datang?

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Bagus, mahasiswa karangan, mengunduh data survei terbuka berisi 120 kolom, lalu mencari-cari pasangan kolom yang berkorelasi untuk dijadikan judul skripsi. Kesalahan mana dari daftar Bhattacherjee Bagian 3.3 yang ia lakukan?

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Dua dosen karangan menilai pertanyaan "Apakah orang merasa sakit bila jarinya terjepit pintu?". Pertanyaan ini mudah dijawab, tetapi tidak menarik. Faktor mana dari Jhangiani dkk. yang tidak dipenuhinya?

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke