Materi
Rata-rata sebuah sampel adalah peubah acak: sampel lain dari populasi yang sama memberi rata-rata yang sedikit berbeda. Kumpulan semua rata-rata yang mungkin itu disebut sebaran rata-rata sampel. Rata-ratanya sama dengan rata-rata populasi μ, dan simpangan bakunya — disebut galat baku — adalah σ ÷ √n. Makin besar sampel, makin sempit sebaran rata-ratanya, tetapi menyempitnya mengikuti akar: untuk membagi dua galat baku, ukuran sampel harus dikali empat.
Teorema limit pusat menyatakan bahwa untuk sampel acak yang cukup besar, sebaran rata-rata sampel mendekati normal walaupun data aslinya tidak normal. Akibatnya NORM.DIST bisa dipakai untuk rata-rata sampel dengan σ ÷ √n sebagai simpangan bakunya. Contoh: lama sebuah panggilan layanan pelanggan rata-ratanya 6 menit dengan simpangan baku 4 menit, sebarannya miring ke kanan. Untuk sampel 64 panggilan, galat bakunya 4 ÷ √64 = 0,5 menit, sehingga peluang rata-rata sampel melebihi 7 menit adalah 1 − NORM.DIST(7; 6; 0,5; TRUE) = 0,0228. Peluang sebuah panggilan tunggal melebihi 7 menit tidak bisa dihitung dengan cara ini, karena panggilan tunggal tidak menyebar normal.
Bila σ populasi tidak diketahui, galat baku diperkirakan dari sampel: simpangan baku sampel dibagi akar ukuran sampel.
=4/SQRT(64) galat baku dari σ yang diketahui
=1-NORM.DIST(7,6,4/SQRT(64),TRUE) P(rata-rata sampel > 7)
=STDEV.S(A2:A13)/SQRT(COUNT(A2:A13)) galat baku dari data sampel