Materi
Uji chi-kuadrat dipakai untuk data hitungan per kategori. Uji independensi memeriksa apakah dua peubah kategorik dalam tabel dua arah saling bebas; uji kecocokan memeriksa apakah sebaran satu peubah sesuai dengan proporsi yang diharapkan. Keduanya membandingkan frekuensi teramati O dengan frekuensi harapan E, yaitu frekuensi yang muncul bila H0 benar. Statistiknya Σ(O − E)² ÷ E, dan nilai p diambil dari ekor kanan sebaran chi-kuadrat.
Pada tabel dua arah, frekuensi harapan setiap sel adalah jumlah barisnya × jumlah kolomnya ÷ total, dan derajat bebasnya (banyak baris − 1) × (banyak kolom − 1). Contoh: 120 pria dan 80 wanita ditanya pilihan paket data harian atau bulanan; 90 orang memilih harian. Frekuensi harapan sel pria-harian 120 × 90 ÷ 200 = 54. Pada uji kecocokan, frekuensi harapan adalah total × proporsi yang diharapkan, dan derajat bebasnya banyak kategori − 1.
CHISQ.TEST(rentang teramati, rentang harapan) langsung mengembalikan nilai p, dan menentukan derajat bebasnya dari bentuk rentang. Karena itu tabel frekuensi harapan harus disusun lebih dulu dengan bentuk yang sama persis dengan tabel teramati. Statistiknya sendiri bisa dihitung manual dan diubah menjadi nilai p dengan CHISQ.DIST.RT.
=B$4*$D2/$D$4 frekuensi harapan: jumlah kolom × jumlah baris ÷ total
=CHISQ.TEST(B2:C3,F2:G3) nilai p
=CHISQ.DIST.RT(5.2,1) nilai p dari statistik 5,2 berderajat bebas 1