Materi
Setelah barang dikirim, bagian penagihan membuat faktur penjualan. OpenStax §6.1 menjelaskan bahwa syarat pembayaran menetapkan tanggal faktur, potongan bila ada, dan tanggal akhir pembayaran. Syarat “2/10, n/30” dibaca: potongan 2% bila dibayar dalam 10 hari, dan seluruh tagihan harus lunas dalam 30 hari — keduanya dihitung dari tanggal faktur. KBBI mengartikan jatuh tempo sebagai batas waktu pembayaran yang telah ditetapkan. Jadi faktur bertanggal 12 Agustus dengan syarat n/30 jatuh tempo pada 11 September: 19 hari sisa Agustus ditambah 11 hari September.
Kuitansi, menurut KBBI, adalah surat bukti penerimaan uang. Faktur menyatakan berapa yang harus dibayar; kuitansi menyatakan uang sudah diterima. Karena itu kuitansi dibuat dan diserahkan saat pembayaran benar-benar masuk, mencantumkan nomor kuitansi, tanggal, nama pembayar, jumlah uang dalam angka dan huruf, keperluan pembayaran (misalnya nomor faktur yang dilunasi), dan tanda tangan penerima uang. Faktur pajak adalah dokumen lain lagi: bukti pungutan pajak yang diatur Direktorat Jenderal Pajak, dengan tata cara yang tidak dibahas di kelas ini.
Contoh: UD Sumber Pangan menerbitkan faktur FJ-0233 bertanggal 4 Mei 2026 senilai Rp6.300.000 dengan syarat n/14, jatuh tempo 18 Mei. Pelanggan mentransfer pada 15 Mei; pada hari itu admin membuat kuitansi KW-0102 yang menyebut FJ-0233.