Materi
Barang meninggalkan gudang bersama surat jalan (delivery order). OpenStax §7.1 menyebut dokumen pengiriman sebagai bukti bahwa barang sudah diserahkan kepada pengangkut, dan tanda tangan pelanggan sebagai konfirmasi bahwa barang sudah diterima. Karena itu surat jalan memuat nomor dan tanggalnya sendiri, nomor pesanan yang dikirim, nama dan alamat penerima, uraian serta jumlah barang, dan kolom tanda tangan pengirim, pengemudi, dan penerima beserta tanggal terima. Lembar yang sudah ditandatangani penerima kembali ke penjual dan diarsipkan; SKKNI meminta tanda terima dokumen didokumentasikan.
Untuk barang yang dipasang atau pekerjaan yang harus diperiksa dulu, kedua pihak membuat berita acara serah terima (BAST): catatan bahwa hasil pekerjaan atau barang diserahkan dan diterima pada tanggal tertentu, berisi para pihak, rincian, kondisi, dan tanda tangan keduanya. Pesanan besar sering dikirim bertahap. Tiap surat jalan mencatat jumlah yang dikirim saat itu, dan sisa pesanan adalah jumlah pesanan dikurangi semua jumlah yang sudah terbukti diterima. Barang yang ditolak penerima tidak dihitung diterima.
Contoh: PT Mebel Jati Asri mengirim 120 kursi siswa ke SD Negeri Karangrejo. SJ-0811 membawa 80 kursi dan kembali bertanda tangan kepala sekolah; SJ-0812 membawa 40 kursi berikutnya. Setelah SJ-0812 ditandatangani, sisa pesanan nol dan BAST pengadaan kursi ditandatangani kedua pihak.