Materi
Psychology 2e Bagian 12.1 membedakan penjelasan disposisional (perilaku disebabkan faktor dalam diri, seperti kepribadian) dari penjelasan situasional (disebabkan keadaan sekitar). Galat atribusi fundamental adalah kecenderungan melebih-lebihkan faktor dalam diri dan meremehkan situasi ketika menjelaskan perilaku orang lain. Bias aktor-pengamat: untuk perilaku sendiri kita cenderung menyebut situasi, untuk perilaku orang lain kita menyebut kepribadiannya. Bias melayani diri: keberhasilan dijelaskan dengan faktor diri, kegagalan dengan faktor luar.
Bagian 12.4 membahas studi Asch tahun 1950-an. Satu peserta sungguhan duduk bersama peserta boneka (confederate) yang sengaja memberi jawaban salah tentang panjang garis. Asch mencatat 76% peserta ikut menjawab salah setidaknya sekali. Konformitas naik seiring besarnya mayoritas sampai sekitar tujuh orang, turun hingga mendekati nol bila ada satu orang lain yang berbeda pendapat, dan lebih tinggi bila jawaban diucapkan di depan umum daripada ditulis tertutup. Karena tugasnya jelas, alasannya pengaruh sosial normatif (ingin diterima kelompok), bukan pengaruh informasional (mengira kelompok lebih tahu).
Bagian 12.6 menjelaskan efek pengamat (bystander effect) yang dirumuskan Latané dan Darley: saksi tidak menolong orang yang butuh bantuan. Salah satu penjelasannya difusi tanggung jawab: tanggung jawab menolong tersebar ke semua yang hadir, sehingga tiap orang mengira orang lain sudah bertindak.
| Pernyataan karangan | Istilah |
|---|---|
| "Aku telat karena jalan ditutup; dia telat karena memang malas." | Bias aktor-pengamat |
| "Semua orang di rapat setuju, jadi aku ikut angkat tangan walau ragu." | Konformitas |