Materi
Psychology 2e Bagian 9.2 menjelaskan teori psikososial Erik Erikson. Berbeda dari Freud yang menganggap kepribadian terbentuk di masa kanak-kanak saja, Erikson berpendapat perkembangan berlangsung sepanjang hidup lewat delapan tahap, masing-masing dengan satu tugas atau konflik; menuntaskannya menghasilkan rasa mampu. Urutannya: percaya vs tidak percaya (0–1 tahun), otonomi vs malu dan ragu (1–3), inisiatif vs rasa bersalah (3–6), industri vs inferioritas (7–11), identitas vs kebingungan peran (12–18), keintiman vs isolasi (19–29), generativitas vs stagnasi (30–64), dan integritas vs keputusasaan (65 ke atas). Generativitas berarti menemukan karya hidup dan ikut mengembangkan orang lain, misalnya lewat membimbing atau membesarkan anak.
Bagian 9.3 membahas keterikatan (attachment), yaitu ikatan jangka panjang dengan orang lain. Harlow menemukan bayi monyet lebih memilih induk tiruan dari kain lembut daripada induk kawat yang memberi susu; kesimpulannya, rasa nyaman dan aman adalah komponen penting ikatan, bukan makanan saja. Percobaan itu kini dinilai tidak etis. Bowlby menamai kehadiran pengasuh yang memberi rasa aman saat anak menjelajah sebagai secure base.
Mary Ainsworth memakai prosedur Strange Situation pada anak berumur 12–18 bulan: pengasuh dan anak berada di ruangan bermainan, orang asing masuk, pengasuh pergi, lalu kembali. Dari reaksi anak ia menggolongkan tiga gaya: aman, menghindar (avoidant), dan resisten; gaya keempat, tidak teratur (disorganized), dijelaskan kemudian oleh Main dan Solomon. Anak dengan keterikatan aman memakai pengasuh sebagai secure base, gelisah saat pengasuh pergi, dan senang saat ia kembali. Anak menghindar bereaksi terhadap pengasuh sama seperti terhadap orang asing. Anak resisten melekat tetapi menolak ajakan pengasuh, tidak menjelajah, dan sulit ditenangkan saat pengasuh kembali.
| Contoh karangan | Tugas tahap Erikson |
|---|---|
| Anak 2 tahun bersikeras memakai sepatunya sendiri | Otonomi vs malu dan ragu |
| Anak 9 tahun membandingkan hasil prakaryanya dengan milik teman sekelas | Industri vs inferioritas |