Lompat ke konten utama
←

Psikologi Dasar

Pelajaran 21 dari 24

Stres, perkembangan sepanjang hidup, dan pengaruh sosial

Stres: penilaian, sindrom adaptasi umum, dan koping

Setelah pelajaran ini kamu bisa membedakan penilaian primer dari sekunder, mengenali tiga tahap sindrom adaptasi umum Selye, menjumlahkan skor SRRS, dan menggolongkan koping berfokus masalah atau emosi.

±14 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

Psychology 2e Bagian 14.1 memandang stres sebagai proses: seseorang menilai sebuah peristiwa, yang disebut stresor, sebagai mengancam atau melampaui kemampuannya, lalu bereaksi. Lazarus dan Folkman membedakan dua penilaian. Penilaian primer menimbang seberapa besar ancaman sebuah stresor; stresor yang dinilai membuka peluang untuk tumbuh dipandang sebagai tantangan. Penilaian sekunder menimbang pilihan yang tersedia untuk menghadapinya dan seberapa ampuh pilihan itu. NIMH juga mencatat stres bisa positif atau negatif. Hans Selye menamai stres yang memacu kinerja eustres, dan stres berlebihan yang melemahkan distres.

Selye menemukan sindrom adaptasi umum (general adaptation syndrome, GAS), yaitu respons fisiologis tubuh yang sama terhadap stresor apa pun, dalam tiga tahap. Reaksi alarm: tubuh langsung bereaksi terhadap ancaman, mirip respons fight-or-flight yang dinamai Walter Cannon. Tahap resistensi: bila stresor berlanjut, kejutan awal mereda dan tubuh beradaptasi, tetapi tetap siaga dengan intensitas lebih rendah. Tahap kelelahan: bila stresor berlangsung jauh lebih lama, kemampuan tubuh untuk bertahan habis.

Bagian 14.2 memuat Skala Penilaian Penyesuaian Sosial (SRRS) dari Holmes dan Rahe: 43 peristiwa hidup yang masing-masing diberi nilai unit perubahan hidup (life change unit, LCU) antara 11 dan 100. Skornya adalah jumlah LCU peristiwa yang dialami dalam 12 bulan terakhir. Bagian 14.4 membedakan dua jenis koping. Koping berfokus masalah mengubah atau mengatasi sumber stres itu sendiri. Koping berfokus emosi mengurangi emosi negatif tanpa mengubah stresornya, misalnya dengan menilai ulang situasi. Koping berfokus masalah lebih sering muncul bila stresor dirasa bisa dikendalikan.

Pikiran karangan menjelang presentasiIstilah
"Presentasi besok bisa membuatku dipermalukan."Penilaian primer: ancaman
"Presentasi ini kesempatan dilihat atasan."Penilaian primer: tantangan
"Malam ini aku punya waktu untuk latihan dua kali."Penilaian sekunder

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Seorang pengendara karangan nyaris ditabrak truk di tikungan. Seketika jantungnya berdebar, napasnya memburu, dan ototnya menegang. Menurut model sindrom adaptasi umum Selye di Psychology 2e Bagian 14.1, ia sedang berada di tahap…

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Menurut Tabel 14.1 Psychology 2e, pindah tempat tinggal bernilai 20 LCU, perubahan kebiasaan tidur 16 LCU, dan pelanggaran hukum ringan 11 LCU. Dalam 12 bulan terakhir, Bima (tokoh karangan) mengalami ketiganya dan tidak mengalami peristiwa lain di skala itu. Berapa skor SRRS-nya?

Latihan 3 dari 3

Nilai tengah semester Wulan (tokoh karangan) jauh di bawah target. Ia menemui dosennya, menyusun jadwal belajar dua jam sehari, dan mendaftar kelompok belajar. Menurut Psychology 2e Bagian 14.4, ini contoh…

Pilih satu jawaban

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke