Materi
Psychology 2e Bagian 4.1 merumuskan kesadaran sebagai kesadaran kita akan rangsang dari dalam (lapar, pikiran) dan dari luar (cahaya, suara). Siklus tidur-bangun adalah contoh ritme sirkadian, yaitu ritme biologis yang berulang kira-kira setiap 24 jam.
Bagian 4.3 dan halaman Brain Basics: Understanding Sleep dari NINDS membagi tidur menjadi tidur NREM (tiga tahap) dan tidur REM. Tahap 1 adalah peralihan dari terjaga ke tidur; gelombang alfa lalu theta muncul, napas dan denyut jantung melambat. Tahap 2 adalah tidur ringan; gelombang theta diselingi spindel tidur (ledakan singkat gelombang berfrekuensi lebih tinggi) dan kompleks-K. NINDS mencatat tahap inilah yang paling banyak menghabiskan waktu dalam siklus tidur. Tahap 3 adalah tidur dalam atau tidur gelombang lambat: gelombang delta berfrekuensi rendah dan beramplitudo tinggi, dan orang paling sulit dibangunkan.
Tidur REM ditandai gerakan mata cepat, gelombang otak yang mirip keadaan terjaga, dan kelumpuhan sementara otot lengan dan kaki. Sebagian besar mimpi terjadi di tahap ini. NINDS menyebut REM pertama muncul sekitar 90 menit setelah tertidur, dan periode REM makin panjang menjelang pagi.
| Tahap | Ciri gelombang | Ciri lain |
|---|---|---|
| NREM 1 | Alfa lalu theta | Peralihan, beberapa menit |
| NREM 2 | Theta + spindel tidur + kompleks-K | Tidur ringan |
| NREM 3 | Delta | Tidur dalam, sulit dibangunkan |
| REM | Mirip terjaga | Mata bergerak cepat, otot lengan-kaki lumpuh sementara |