Materi
Psychology 2e Bagian 7.3 membedakan algoritma, yaitu langkah-langkah rinci yang selalu menghasilkan jawaban sama, dari heuristik, yaitu jalan pintas mental yang menghemat waktu tetapi bisa keliru. Heuristik ketersediaan menilai kemungkinan dari contoh yang paling mudah teringat; APA mencontohkan peristiwa yang banyak diberitakan terasa lebih sering daripada kenyataannya. Heuristik representatif menilai sesuatu dari kemiripannya dengan gambaran khas sebuah kategori sambil mengabaikan seberapa banyak anggota kategori itu. Bias konfirmasi adalah kecenderungan mencari dan memperhatikan bukti yang mendukung keyakinan awal sambil mengabaikan bukti yang membantahnya.
Bagian 10.1 membahas motivasi, yaitu keinginan atau kebutuhan yang mengarahkan perilaku ke tujuan: intrinsik bila datang dari kepuasan pribadi, ekstrinsik bila demi sesuatu dari luar. Hukum Yerkes–Dodson menyatakan hubungan keterbangkitan (arousal) dan kinerja berbentuk U terbalik; tingkat optimalnya bergantung pada tugas: tugas sederhana paling baik dikerjakan pada keterbangkitan relatif tinggi, tugas rumit pada keterbangkitan lebih rendah.
Hierarki kebutuhan Maslow menyusun lima tingkat dari dasar: fisiologis, rasa aman, cinta dan rasa memiliki, harga diri, lalu aktualisasi diri. Menurut Maslow, kebutuhan yang lebih rendah dipenuhi dulu. Bagian 10.1 juga mencatat teori ini dikritik karena subjektif, dan sebagian versi menambah tingkat lain. Kelas ini mengajarkannya sebagai teori, bukan hukum.
| Pernyataan karangan | Istilah |
|---|---|
| "Aku pakai rumus luas persegi panjang langkah demi langkah." | Algoritma |
| "Aku lanjut kuliah karena memang senang belajar statistik." | Motivasi intrinsik |
| "Aku lembur demi bonus akhir tahun." | Motivasi ekstrinsik |