Materi
Psychology 2e Bagian 5.1 memisahkan sensasi, yaitu reseptor indra menangkap rangsang, dari persepsi, yaitu cara informasi itu diorganisasi, ditafsirkan, dan dialami secara sadar. Ambang absolut adalah energi rangsang terkecil yang terdeteksi pada 50% percobaan. Ambang beda (just noticeable difference) adalah perubahan terkecil yang membuat dua rangsang terasa berbeda. Rangsang yang tetap dalam waktu lama lama-lama tidak dipersepsi lagi; ini disebut adaptasi sensori.
Ambang beda tidak tetap, tetapi sebanding dengan kuatnya rangsang awal. Inilah hukum Weber. APA Dictionary of Psychology menuliskannya ΔI/I = k: ΔI adalah ambang beda, I besar rangsang awal, dan k konstanta yang disebut fraksi Weber. Jadi ambang beda = k × rangsang awal. Makin kuat rangsang awal, makin besar perubahan yang dibutuhkan agar terasa.
Bagian 5.6 menjelaskan prinsip Gestalt tentang cara kita mengelompokkan rangsang. Figur-latar: kita memisahkan objek yang menjadi fokus dari latarnya. Kedekatan (proximity): yang letaknya berdekatan dikelompokkan bersama. Kesamaan (similarity): yang mirip dikelompokkan bersama. Kesinambungan (continuity): kita melihat garis yang mengalir mulus, bukan patahan. Ketertutupan (closure): kita melihat bentuk utuh walaupun bagiannya terputus.
| Contoh karangan, fraksi Weber k = 0,1 | Rangsang awal | Ambang beda = k × awal |
|---|---|---|
| Beban di telapak tangan | 200 gram | 20 gram |
| Beban di telapak tangan | 1.000 gram | 100 gram |