Materi
Psychology 2e Bagian 8.1 menyebut tiga fungsi memori. Encoding adalah memasukkan informasi ke sistem memori, storage adalah menyimpannya, dan retrieval adalah mengeluarkannya kembali ke kesadaran. Model Atkinson dan Shiffrin (1968) menyusun penyimpanan dalam tiga tahap. Memori sensori menyimpan kesan indra sangat singkat, hingga beberapa detik. Memori jangka pendek menampung informasi yang sedang diolah; George Miller (1956) merangkum kapasitasnya 7 ± 2 butir, sedangkan riset yang lebih baru (Cowan, 2010) memperkirakan kapasitas memori kerja 4 ± 1. Pengulangan (rehearsal) memindahkan informasi ke memori jangka panjang, yang kapasitasnya dianggap tidak terbatas.
Memori jangka panjang terbagi dua. Memori eksplisit bisa diingat dan dilaporkan dengan sadar: memori episodik (peristiwa yang dialami sendiri) dan memori semantik (fakta dan pengetahuan). Memori implisit tidak disadari tetapi tampak dalam kinerja, misalnya memori prosedural untuk keterampilan seperti bersepeda. Retrieval punya tiga bentuk: recall (mengingat tanpa petunjuk, seperti soal esai), recognition (mengenali informasi saat melihatnya lagi, seperti soal pilihan ganda), dan relearning (mempelajari ulang yang pernah dipelajari).
APA Dictionary of Psychology mencatat efek posisi serial: saat mengingat daftar, butir pertama paling mudah diingat (efek primacy), butir terakhir juga mudah diingat (efek recency), sedangkan butir di tengah paling sering terlupa.
| Posisi kata dalam daftar 12 kata (data karangan) | Persentase peserta yang mengingat |
|---|---|
| 1–2 | 78% |
| 5–8 | 31% |
| 11–12 | 74% |