Lompat ke konten utama
←

Psikologi Dasar

Pelajaran 18 dari 24

Angka riset, kecerdasan, dan bahasa

Teori kecerdasan dan skor IQ

Setelah pelajaran ini kamu bisa mencocokkan contoh dengan teori kecerdasan bernama (Spearman, Cattell, Sternberg, Gardner, kecerdasan emosional) dan membaca skor IQ baku pada kurva lonceng.

±14 menitDiperiksa 28 Sep 2026

Materi

Psychology 2e Bagian 7.4 mencatat bahwa definisi kecerdasan sudah berganti berkali-kali. Charles Spearman memandangnya sebagai satu faktor umum yang disebut g. Raymond Cattell membaginya dua: kecerdasan kristal, yaitu pengetahuan yang sudah diperoleh beserta kemampuan memanggilnya kembali, dan kecerdasan cair, yaitu kemampuan melihat hubungan yang rumit dan memecahkan masalah. APA Dictionary of Psychology (teori Cattell–Horn) menambahkan bahwa kecerdasan cair dipakai untuk tugas yang relatif baru, sedangkan kecerdasan kristal diukur lewat tes kosakata dan pengetahuan umum.

Robert Sternberg menyusun teori triarkis: kecerdasan analitis (menganalisis, menilai, membandingkan, seperti soal akademik), kreatif (menemukan atau membayangkan solusi baru), dan praktis (solusi yang berhasil dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman). Howard Gardner mengusulkan kecerdasan majemuk, sedikitnya delapan: linguistik, logis-matematis, musikal, kinestetik-tubuh, spasial, interpersonal, intrapersonal, dan naturalis; Bagian 7.4 mencatat teori ini banyak dikritik karena kurang bukti empiris. Kecerdasan emosional mencakup kemampuan memahami emosi diri dan orang lain, berempati, dan mengatur emosi sendiri; definisinya pun masih diperdebatkan.

Bagian 7.5 menjelaskan skor IQ. Tes modern dinormakan pada sampel besar sehingga skornya mengikuti kurva lonceng dengan rerata 100 dan simpangan baku 15. Skor 85 berarti satu simpangan baku di bawah rerata, dan sekitar 68% populasi mendapat skor antara 85 dan 115. Efek Flynn adalah temuan bahwa skor rata-rata tiap generasi lebih tinggi daripada generasi sebelumnya, sehingga norma tes dikalibrasi ulang secara berkala.

Skor IQJarak dari rerata 100 (SD 15)
130+2 SD
1000 (tepat di rerata)
85−1 SD

Latihan

0/3 lulus

Jawaban diperiksa di server. Lulus berarti kamu memahami contohnya, bukan penilaian seluruh pekerjaanmu.

Latihan 1 dari 3

Seorang peserta karangan belum pernah melihat jenis teka-teki pola bentuk yang diberikan, tetapi berhasil menemukan aturannya dalam dua menit. Menurut Psychology 2e Bagian 7.4 dan teori Cattell–Horn di APA Dictionary of Psychology, kemampuan ini paling cocok dengan…

Pilih satu jawaban

Latihan 2 dari 3

Seorang montir karangan tidak pernah belajar teori mesin di sekolah. Dari pengalamannya bertahun-tahun, ia selalu menemukan cara yang berhasil untuk menghidupkan motor yang mogok di pinggir jalan. Dalam teori triarkis Sternberg (Psychology 2e Bagian 7.4), ini contoh kecerdasan…

Pilih satu jawaban

Latihan 3 dari 3

Skor IQ modern tersebar normal dengan rerata 100 dan simpangan baku 15, dan sekitar 68% populasi mendapat skor 85–115 (Psychology 2e Bagian 7.5). Karena kurva lonceng simetris, berapa persen populasi yang skornya di atas 115? Tulis bilangan bulat.

Catatanmu

Memuat catatan…

tersimpan otomatis, ikut tercetak · 0/4.000

Luluskan semua latihan dulu untuk menandai pelajaran ini selesai.

Lanjutkan ke