Materi
Psychology 2e Bagian 12.3 menjelaskan disonansi kognitif yang dirumuskan Leon Festinger: rasa tidak nyaman karena memegang dua sikap, perilaku, atau keyakinan yang tidak selaras. Karena tidak nyaman, orang terdorong menguranginya dengan mengubah perilaku, mengubah keyakinan, atau menambah keyakinan baru yang menyelaraskan keduanya. Persuasi adalah perubahan sikap karena sebuah komunikasi. Model kemungkinan elaborasi (elaboration likelihood model) dari Petty dan Cacioppo membedakan dua rute. Rute sentral memakai data dan argumen; bila argumennya kuat, perubahan sikapnya bertahan lama. Rute periferal memakai isyarat pinggiran seperti emosi positif atau bintang iklan terkenal, menuntut sedikit pengolahan, dan perubahannya kurang permanen. Teknik kaki di pintu (foot-in-the-door) meminta hal kecil dulu, lalu hal yang lebih besar.
Bagian 12.4 membahas kepatuhan (obedience) pada figur otoritas lewat eksperimen Stanley Milgram tahun 1963 dengan 40 pria. Peserta berperan sebagai guru dan diperintah memberi kejutan listrik yang naik 15 volt per langkah sampai 450 volt kepada pelajar, yang sebenarnya peserta boneka dan tidak pernah tersetrum. Dua dari tiga peserta (65%) terus memberi kejutan sampai tingkat tertinggi. Pada variasi studinya, kepatuhan turun bila korban makin dekat atau wibawa peneliti melemah; misalnya menjadi 23% ketika perintah diberikan lewat telepon.
Bagian 12.5 memisahkan tiga istilah. Stereotip adalah keyakinan tentang seseorang semata karena keanggotaannya dalam sebuah kelompok. Prasangka adalah sikap dan perasaan negatif terhadapnya karena alasan yang sama. Diskriminasi adalah tindakan negatif terhadapnya. Kelompok tempat kita merasa menjadi anggota disebut in-group, yang lain out-group, dan menyalahkan out-group saat in-group frustrasi disebut pengambinghitaman (scapegoating).
| Pernyataan karangan | Istilah |
|---|---|
| "Semua orang dari kampung itu pasti pelit." | Stereotip (keyakinan) |
| Merasa tidak suka pada tetangga baru hanya karena asal daerahnya | Prasangka (sikap dan perasaan) |