Materi
Dari P(x) = (x − c) · H(x) + S, substitusikan x = c: suku pertama menjadi nol, sehingga P(c) = S. Inilah teorema sisa: sisa pembagian P(x) oleh x − c sama dengan P(c). Sisa bisa dihitung tanpa membagi.
Teorema faktor adalah kasus khususnya: x − c adalah faktor P(x) tepat ketika P(c) = 0. Jadi mencari faktor linear sama dengan mencari bilangan c yang membuat P bernilai nol. Untuk polinomial berkoefisien bulat dengan koefisien terdepan 1, akar bulatnya pasti pembagi suku konstanta, sehingga calon yang diuji sedikit.
P(x) = x³ − 6x² + 11x − 6 calon akar bulat: ±1, ±2, ±3, ±6
P(1) = 1 − 6 + 11 − 6 = 0 → (x − 1) faktor
1 | 1 −6 11 −6
| 1 −5 6
---------------------
1 −5 6 | 0
P(x) = (x − 1)(x² − 5x + 6) = (x − 1)(x − 2)(x − 3)Setelah satu faktor ditemukan, bagan Horner menurunkan derajatnya menjadi dua, dan sisanya difaktorkan dengan cara modul pertama. Untuk pembagi berbentuk ax − b, sisanya P(b/a), karena ax − b bernilai nol saat x = b/a.