Materi
Introduction to Business 2e Bagian 8.5 mendefinisikan penilaian kinerja sebagai perbandingan kinerja nyata dengan kinerja yang diharapkan. Halaman Performance Management Cycle milik OPM menyusunnya menjadi lima tahap: merencanakan (menetapkan harapan dan sasaran), memantau (mengukur terus-menerus dan memberi umpan balik), mengembangkan (menambah kemampuan lewat pelatihan dan penugasan), menilai (membandingkan kinerja dengan unsur dan standar di rencana kinerja), dan memberi imbalan.
Organizational Behavior Bagian 8.2 membahas enam teknik. Skala peringkat grafis memberi angka pada beberapa dimensi, misalnya jumlah dan mutu kerja. Teknik insiden kritis mencatat contoh perilaku yang membawa keberhasilan atau kegagalan luar biasa. BARS (behaviorally anchored rating scale) memakai deskripsi perilaku yang teramati sebagai jangkar tiap tingkat skala, satu skala untuk tiap jabatan. Skala observasi perilaku (BOS) meminta penilai memberi angka 1–5 untuk seberapa sering tiap perilaku muncul, lalu menjumlahkannya. MBO menetapkan sasaran bersama atasan lalu membandingkan realisasi dengan sasaran. Pusat asesmen menilai potensi manajer lewat latihan terstandar selama dua atau tiga hari.
Beginning Management of Human Resources Bagian 11.2 menyebut penilaian 360 derajat: kinerja dinilai dari beberapa sumber sekaligus, misalnya atasan, rekan, bawahan, dan pelanggan.
| Sasaran MBO petugas penagihan (karangan) | Sasaran | Realisasi | Capaian |
|---|---|---|---|
| Rekening ditagih | 200 | 180 | 90% |
| Janji bayar yang ditepati | 80 | 88 | 110% |