Materi
Kelas Siap Wawancara Kerja sudah membedakan pertanyaan situasional dan perilaku dari sisi pelamar. Pelajaran ini melihat tugas pewawancara. Beginning Management of Human Resources Bagian 5.4 membedakan dua bentuk: di wawancara tidak terstruktur, pertanyaan diubah menyesuaikan tiap pelamar, misalnya mengikuti isi CV-nya; di wawancara terstruktur, ada seperangkat pertanyaan baku yang disusun dari analisis jabatan, dan jawaban yang diharapkan ditetapkan lebih dulu sehingga jawaban bisa dinilai saat diberikan.
Halaman Structured Interviews OPM menambahkan dua hal. Pertanyaan yang disusun dari kompetensi hasil analisis jabatan menunjukkan validitas, reliabilitas penilai, dan kesepakatan penilai yang tinggi. Penilaiannya dilakukan panel: tiap anggota menilai jawaban sendiri-sendiri, lalu panel berdiskusi untuk menyelesaikan selisih nilai yang besar.
Bagian 5.4 juga menamai bias pewawancara. Efek halo (atau halo terbalik) terjadi saat satu sifat positif atau negatif pelamar membuat pewawancara bias. Bias kontras terjadi saat pelamar dibandingkan dengan pelamar lain, sehingga ia tampak kuat hanya karena yang lain lemah. Bias firasat terjadi saat pewawancara mengandalkan perasaan intuitif. Bias kebaruan terjadi saat pewawancara lebih mengingat pelamar yang diwawancarai paling akhir.
| Langkah panel wawancara staf keuangan (karangan) | Unsur terstruktur |
|---|---|
| Lima pertanyaan disusun dari kompetensi hasil analisis jabatan | Pertanyaan baku dari analisis jabatan |
| Contoh jawaban bernilai 1, 3, dan 5 ditulis sebelum wawancara | Jawaban harapan ditetapkan lebih dulu |
| Tiga panelis menilai sendiri-sendiri, lalu membahas nilai yang berselisih jauh | Penilaian panel |