Materi
Alat seleksi adalah apa pun yang dipakai untuk menilai pelamar: pemindai CV, pemeriksaan referensi, tes kemampuan kognitif, contoh kerja, tes kepribadian, dan pertanyaan wawancara. Beginning Management of Human Resources Bagian 5.3 menyebut validitas sebagai seberapa berguna alat itu mengukur sifat seseorang untuk jabatan tertentu, dan reliabilitas sebagai sejauh mana alat itu memberi data yang serupa dari waktu ke waktu.
Organizational Behavior Bagian 8.1 merumuskannya lebih pendek: validitas adalah sejauh mana alat benar-benar mengukur apa yang hendak diukurnya, reliabilitas adalah sejauh mana alat memberi hasil yang sama setiap kali dipakai. Alat bisa reliabel tetapi tidak valid, misalnya tes yang skornya selalu konsisten tetapi mengukur hal yang tidak dibutuhkan jabatan. Bagian 5.3 memberi contoh alat yang kurang reliabel: pemeriksaan referensi, karena pelamar hanya mencantumkan orang yang akan memujinya.
Halaman Structured Interviews milik OPM memakai tiga jenis validitas. Validitas isi: situasi di soal sangat mewakili situasi di pekerjaan. Validitas kriteria: skor wawancara berhubungan kuat dengan kinerja di pekerjaan. Validitas konstruk: hubungan skor dengan ukuran lain seperti kemampuan kognitif dan kepribadian.
| Kejadian di seleksi sopir ekspedisi (karangan) | Sifat yang ditunjukkan |
|---|---|
| Uji mengemudi memakai rute dan truk yang sama dengan pekerjaan | Validitas isi |
| Sopir berskor tinggi terbukti paling jarang terlambat setahun kemudian | Validitas kriteria |
| Dua penguji memberi skor uji mengemudi yang hampir sama | Reliabilitas |