Materi
Introduction to Business 2e Bagian 8.4 membuka pelatihan karyawan baru dengan orientasi, yaitu menyiapkan karyawan baru untuk bekerja. Orientasi formal memberi sejarah, nilai, kebijakan, pelanggan, serta produk perusahaan. Orientasi jabatan oleh atasan langsung menjelaskan aturan kerja, peralatan, dan harapan kinerja. Sesudahnya ada pelatihan di tempat kerja (instruksi jabatan, pendampingan, rotasi jabatan, magang, mentoring) dan pelatihan di luar tempat kerja (kelas, e-learning, instruksi terprogram, simulasi). Beginning Management of Human Resources Bagian 8.2 mengurutkan langkahnya: orientasi, pelatihan internal, mentor, lalu pelatihan eksternal.
Bagian 8.5 buku yang sama memulai program pelatihan dengan analisis kebutuhan tiga tingkat. Tingkat organisasi melihat keterampilan yang dibutuhkan perusahaan untuk sasaran strategisnya. Tingkat okupasi (tugas) melihat tugas, keterampilan, dan pengetahuan yang dibutuhkan tiap jabatan. Tingkat individu melihat kinerja seorang karyawan dan pelatihan yang ia perlukan.
Untuk menilai hasilnya, bagian itu memakai model Kirkpatrick empat level: reaksi (bagaimana peserta menanggapi pelatihan), pembelajaran (seberapa jauh pengetahuan dan keterampilan naik), perilaku (apakah perilaku kerja berubah), dan hasil (manfaat apa yang diterima organisasi).
| Data evaluasi pelatihan layanan bengkel (karangan) | Level Kirkpatrick |
|---|---|
| Angket akhir: 90% peserta menilai pelatihannya menarik | Reaksi |
| Skor uji diagnosis mesin naik dari 60 ke 85 | Pembelajaran |
| Sebulan kemudian, mekanik mencatat keluhan pelanggan di formulir baru | Perilaku |
| Kendaraan yang kembali karena perbaikan ulang turun separuh | Hasil |