Materi
Segitiga yang tidak punya sudut siku-siku tidak bisa diselesaikan langsung dengan sin, cos, dan tan. Aturan sinus mengisi celah itu. Dengan penamaan baku, sisi a berhadapan dengan sudut A, sisi b dengan sudut B, dan sisi c dengan sudut C. Aturannya menyatakan bahwa perbandingan setiap sisi dengan sinus sudut di hadapannya sama besar.
a / sin A = b / sin B = c / sin C
A = 40°, B = 75°, a = 12
b = 12 × sin 75° / sin 40°
≈ 12 × 0,9659 / 0,6428 ≈ 18,03Aturan sinus dipakai saat yang diketahui dua sudut dan satu sisi. Sudut ketiga selalu bisa dihitung dulu dari jumlah sudut 180°, sehingga setiap sisi punya pasangan sudutnya. Kalau yang diketahui dua sisi dan sudut di hadapan salah satunya, aturan sinus tetap bisa dipakai, tetapi hasilnya perlu diperiksa: sinus sudut lancip dan sudut tumpul pasangannya sama, sehingga bisa ada dua segitiga, satu, atau tidak ada sama sekali.